Pencarian

11 Daerah di Sultra Siaga Kekeringan, Luas Sawah Terdampak Tembus 3.041 Hektare dan Terus Bertambah

Selasa, 25 Agustus 2026 • 15:07:02 WIB
11 Daerah di Sultra Siaga Kekeringan, Luas Sawah Terdampak Tembus 3.041 Hektare dan Terus Bertambah
Petugas memeriksa kondisi sawah terdampak kekeringan di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

KENDARI — Sebanyak 11 kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi menetapkan status siaga atau tanggap darurat bencana kekeringan. Kondisi ini memaksa pemerintah daerah bergerak cepat menyusul luas lahan pertanian yang terdampak terus bertambah setiap pekannya.

Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Distanak Sultra, Muhammad Taufik, mengungkapkan perluasan lahan terdampak terjadi di sejumlah sentra produksi padi. "Luas sawah yang terdampak kekeringan mencapai 3.041,55 hektare. Sebelumnya luas lahan terdampak tercatat 2.846 hektare," katanya, Senin (24/8/2026).

Konsel dan Bombana Jadi Wilayah Terparah

Dari total lahan yang terdampak, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) mencatatkan kerusakan terluas dengan 1.221 hektare. Disusul Kabupaten Bombana yang mencapai 1.195 hektare, dan Kolaka Timur (Koltim) seluas 298,05 hektare.

Wilayah lain yang turut merasakan dampak meliputi Konawe dengan 172,75 hektare, Kolaka 67 hektare, serta Baubau 54 hektare. Distanak juga mencatat lahan terdampak di Buton seluas 27,25 hektare, Kolaka Utara (Kolut) 4 hektare, dan Buton Tengah (Buteng) 2 hektare.

Luas Gagal Panen Bertambah 12 Hektare

Dampak kekeringan tidak hanya membuat lahan mengering, tetapi juga memicu gagal panen atau puso. Distanak Sultra mencatat luas tanaman padi yang mengalami puso mencapai 179,6 hektare hingga 22 Agustus 2026, meningkat dari catatan sebelumnya yang sebesar 167,6 hektare.

Lahan padi yang dipastikan gagal panen terkonsentrasi di tiga daerah. Bombana menjadi wilayah dengan puso terluas mencapai 113 hektare, disusul Konsel seluas 59,6 hektare, dan Kolaka 7 hektare.

Status Siaga Tersebar di 11 Kabupaten/Kota

Penetapan status siaga dan tanggap darurat tersebut tersebar di Kabupaten Bombana, Kolaka Timur, Muna, Buton Utara, Muna Barat, Buton Selatan, Buton Tengah, Konawe Selatan, Kolaka Utara, Konawe Kepulauan, dan Kota Kendari.

Meluasnya area terdampak menunjukkan tekanan kekeringan mulai serius mengancam ketahanan pangan di sejumlah wilayah Sultra, terutama daerah yang menjadi lumbung padi. Pemerintah daerah pun dihadapkan pada kebutuhan penanganan cepat, baik untuk penyelamatan tanaman yang masih produktif maupun bantuan bagi petani yang lahannya gagal panen.

Follow liputankendari.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kendariinfo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks