KONAWE — Kepala Dinas Nakertrans Konawe, Ir. Ilham Jaya, ST., MM., menyebut para pekerja yang diberangkatkan telah melewati serangkaian tahapan seleksi yang dilakukan perusahaan. Dari 38 peserta yang lolos tahap awal, empat orang asal Konawe gugur pada pemeriksaan kesehatan.
Komposisi akhirnya menjadi 24 warga Kabupaten Konawe dan 10 orang dari daerah lain di Sulawesi Tenggara. Mereka akan ditempatkan sebagai kru atau tenaga operasional di lokasi perusahaan.
Seleksi Ketat: 300 Pelamar, Empat Gugur di Tes Kesehatan
Ilham merinci proses rekrutmen yang berjalan cukup ketat. Pendaftar menembus angka 300 orang, tetapi hanya 38 yang dinyatakan lolos pada tahap awal seleksi.
Dari jumlah itu, 28 peserta berasal dari Konawe dan 10 orang dari luar Konawe. Pemeriksaan kesehatan kemudian mengeliminasi empat peserta asal Konawe yang tidak memenuhi persyaratan perusahaan.
"Awalnya yang lolos seleksi 38 orang. Sebanyak 28 orang berasal dari Konawe dan 10 orang dari luar Konawe. Setelah tes kesehatan, ada empat orang dari Konawe yang dinyatakan tidak lolos," ujar Ilham.
Pesan untuk Pekerja: Manfaatkan Peluang, Jangan Ada Masalah di Lapangan
Ilham berpesan agar para pekerja menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menaati aturan yang berlaku di lingkungan perusahaan. Ia menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan selama bekerja.
"Saya berharap yang diberangkatkan hari ini bisa bekerja semaksimal mungkin. Manfaatkan peluang ini dengan baik dan jangan sampai ada masalah di kemudian hari selama bekerja di lapangan," pesannya.
Menurut Ilham, Pemda Konawe akan terus mendorong terbukanya akses lapangan kerja bagi masyarakat. Sinergi dengan perusahaan yang beroperasi di daerah menjadi salah satu jalur yang ditempuh.
Dampak Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal
Kesempatan kerja di PT ESG Industri Energi Baru diharapkan memberi manfaat ekonomi bagi warga Konawe. Ilham menyebut penempatan ini bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal.
Usai dilepas dari Kantor Nakertrans Konawe, seluruh pekerja diberangkatkan menggunakan dua bus milik perusahaan menuju lokasi operasional di Kecamatan Routa.