KENDARI — Posisi puncak klasemen TP2DD Sulawesi 2026 diisi Sulawesi Barat, disusul Sulawesi Utara di peringkat kedua. Sulawesi Selatan menempati urutan keempat, Gorontalo kelima, dan Sulawesi Tengah keenam.
Bagi Sultra, jalur kenaikan peringkat berlangsung dua tahun berturut-turut. Dari peringkat keenam pada 2024, provinsi ini naik ke posisi kelima setahun kemudian, lalu menembus tiga besar pada 2026.
Kontribusi Dinas Perhubungan dalam Digitalisasi Layanan
Edwin menegaskan peran Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara yang bergerak cepat mendorong digitalisasi layanan publik dan penerimaan daerah. Menurutnya, kenaikan penerimaan ikut mengerek nilai capaian TP2DD.
"Alhamdulillah, tahun ini kita sudah masuk 3 besar Sulawesi. Salah satunya berkat akselerasi Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara dalam digitalisasi. Apalagi kalau penerimaannya naik, semakin tinggi nilainya. Terima kasih kepada Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara dan seluruh jajaran," ujar Edwin di Kendari, Rabu.
Penerimaan Daerah yang Terdigitalisasi Menambah Bobot Penilaian
Peningkatan penerimaan daerah melalui layanan yang telah terdigitalisasi menjadi salah satu faktor yang mendongkrak nilai TP2DD Sultra. Edwin menekankan kolaborasi lintas perangkat daerah perlu terus diperkuat agar prestasi ini bertahan di tahun mendatang.
Tim TP2DD Sultra sendiri menyambut capaian ini bersama Kepala Perwakilan BI Sultra. Penilaian championship mencakup kinerja percepatan dan perluasan digitalisasi daerah, termasuk kontribusinya terhadap pendapatan asli daerah.
Harapan agar Peringkat Berdampak pada Pelayanan Publik
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berharap capaian ini tidak berhenti sebagai angka dalam pemeringkatan. Dampak yang diharapkan muncul antara lain peningkatan kualitas pelayanan publik dan transparansi pengelolaan keuangan daerah.
Selain itu, Pemprov menargetkan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang lebih efektif dan efisien. Digitalisasi layanan dinilai menjadi jalan untuk mencapai sasaran tersebut tanpa menambah beban administrasi bagi warga.
Dengan posisi tiga besar, tantangan berikutnya adalah mempertahankan konsistensi kenaikan pada penilaian TP2DD tahun depan. Seluruh perangkat daerah di lingkup Pemprov Sultra diminta menjaga ritme kerja yang sama seperti dua tahun terakhir.