Pencarian

Bank Indonesia Sebut Akselerasi Dinas Perhubungan Antar Sultra ke Peringkat 3 TP2DD Sulawesi 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 • 07:46:01 WIB
Bank Indonesia Sebut Akselerasi Dinas Perhubungan Antar Sultra ke Peringkat 3 TP2DD Sulawesi 2026
Kepala Perwakilan BI Sultra bersama Tim TP2DD Sultra menyambut capaian peringkat tiga besar Sulawesi 2026.

KENDARI — Posisi puncak klasemen TP2DD Sulawesi 2026 diisi Sulawesi Barat, disusul Sulawesi Utara di peringkat kedua. Sulawesi Selatan menempati urutan keempat, Gorontalo kelima, dan Sulawesi Tengah keenam.

Bagi Sultra, jalur kenaikan peringkat berlangsung dua tahun berturut-turut. Dari peringkat keenam pada 2024, provinsi ini naik ke posisi kelima setahun kemudian, lalu menembus tiga besar pada 2026.

Kontribusi Dinas Perhubungan dalam Digitalisasi Layanan

Edwin menegaskan peran Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara yang bergerak cepat mendorong digitalisasi layanan publik dan penerimaan daerah. Menurutnya, kenaikan penerimaan ikut mengerek nilai capaian TP2DD.

"Alhamdulillah, tahun ini kita sudah masuk 3 besar Sulawesi. Salah satunya berkat akselerasi Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara dalam digitalisasi. Apalagi kalau penerimaannya naik, semakin tinggi nilainya. Terima kasih kepada Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara dan seluruh jajaran," ujar Edwin di Kendari, Rabu.

Penerimaan Daerah yang Terdigitalisasi Menambah Bobot Penilaian

Peningkatan penerimaan daerah melalui layanan yang telah terdigitalisasi menjadi salah satu faktor yang mendongkrak nilai TP2DD Sultra. Edwin menekankan kolaborasi lintas perangkat daerah perlu terus diperkuat agar prestasi ini bertahan di tahun mendatang.

Tim TP2DD Sultra sendiri menyambut capaian ini bersama Kepala Perwakilan BI Sultra. Penilaian championship mencakup kinerja percepatan dan perluasan digitalisasi daerah, termasuk kontribusinya terhadap pendapatan asli daerah.

Harapan agar Peringkat Berdampak pada Pelayanan Publik

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berharap capaian ini tidak berhenti sebagai angka dalam pemeringkatan. Dampak yang diharapkan muncul antara lain peningkatan kualitas pelayanan publik dan transparansi pengelolaan keuangan daerah.

Selain itu, Pemprov menargetkan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang lebih efektif dan efisien. Digitalisasi layanan dinilai menjadi jalan untuk mencapai sasaran tersebut tanpa menambah beban administrasi bagi warga.

Dengan posisi tiga besar, tantangan berikutnya adalah mempertahankan konsistensi kenaikan pada penilaian TP2DD tahun depan. Seluruh perangkat daerah di lingkup Pemprov Sultra diminta menjaga ritme kerja yang sama seperti dua tahun terakhir.

Follow liputankendari.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kendarinews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks