Pencarian

GPU Gaming Buatan China LX 7G900 Gagal Saingi RTX 4060, Harga Rp 8 Juta

Kamis, 21 Mei 2026 • 18:26:01 WIB
GPU Gaming Buatan China LX 7G900 Gagal Saingi RTX 4060, Harga Rp 8 Juta
GPU LX 7G100 buatan China gagal bersaing dengan RTX 4060 dalam pengujian performa gaming.

SULAWESI TENGGARA — Ambisi China untuk memiliki GPU gaming buatan sendiri mendapat pukulan telak. Lisuan Technology, melalui produk flagship mereka LX 7G100, baru saja menjalani pengujian ekstensif yang hasilnya mengecewakan. Performa kartu grafis ini tidak hanya kalah telak dari GPU pendahulu Nvidia, tetapi juga dibanderol dengan harga yang tidak kompetitif.

Hasil Benchmark yang Jomplang

Reviewer ??? melakukan pengujian LX 7G100 di resolusi 1080p pada berbagai game modern. Pengaturan grafis dimulai dari low hingga medium, dan sesekali high untuk menguji batas tertinggi GPU ini. Fitur FSR 3 dan frame generation juga diaktifkan jika game mendukung.

Hasilnya? Di game seperti Shadow of the Tomb Raider, performa LX 7G100 bahkan tidak tercatat secara jelas, sementara di Forza Horizon 5, angka frame rate yang dihasilkan sangat rendah. Reviewer menduga optimasi driver untuk game tersebut masih sangat buruk.

Rig Pengujian Kelas Atas

Untuk memastikan hasil murni dari GPU, ??? menggunakan sistem high-end. Spesifikasinya meliputi prosesor AMD Ryzen 7 9800X3D, motherboard MSI MPG X870E Edge Ti WiFi, RAM 32GB DDR5-6000 C28, dan SSD PCIe 5.0 2TB. Dengan komponen semahal itu, bottleneck dari sisi lain hampir tidak mungkin terjadi.

Mengapa Ini Penting untuk Pasar Global

Kegagalan LX 7G100 bukan sekadar soal satu produk. Ini menunjukkan betapa besarnya ketergantungan teknologi GPU pada arsitektur dan ekosistem yang sudah mapan seperti milik Nvidia, AMD, dan Intel. Meski China gencar mendorong kemandirian semikonduktor, sektor GPU gaming kelas konsumen masih jauh dari kata siap.

Bagi konsumen Indonesia, situasi ini menegaskan bahwa GPU buatan China saat ini belum menjadi alternatif yang layak. Harganya yang hampir Rp 8 juta tidak sebanding dengan performa yang ditawarkan, apalagi jika dibandingkan dengan opsi second-hand atau entry-level dari Nvidia dan AMD.

Perbandingan Harga yang Pahit

Dengan banderol Rp 8 juta, konsumen bisa mendapatkan GeForce RTX 5060 Ti 16GB yang performanya jauh di atas, atau bahkan RTX 4060 yang lebih irit daya. Di pasar Indonesia, uang segitu juga sudah bisa untuk membeli GPU bekas kelas menengah yang masih sangat mumpuni untuk gaming 1080p dan 1440p.

Lisuan Tech mungkin akan terus mengembangkan driver dan arsitektur GPU mereka. Namun, untuk saat ini, produk pertama mereka tampaknya akan sulit diterima, bahkan di pasar domestik China sekalipun.

Bagikan
Sumber: tomshardware.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks