Pencarian

Jamintel dan Menpora Erick Thohir Buka Pelatihan Pelatih Paralimpik di Karanganyar, Targetkan Prestasi di Asian Para Games 2026

Kamis, 14 Mei 2026 • 19:55:47 WIB
Jamintel dan Menpora Erick Thohir Buka Pelatihan Pelatih Paralimpik di Karanganyar, Targetkan Prestasi di Asian Para Games 2026
Jaksa Agung Muda Intelijen Reda Manthovani membuka pelatihan pelatih paralimpik nasional di Karanganyar.

KARANGANYAR — Pelatihan peningkatan kapasitas pelatih paralimpik nasional resmi dimulai. Jaksa Agung Muda Intelijen Reda Manthovani, yang juga menjabat Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia untuk Asian Para Games 2026, membuka langsung acara tersebut. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir turut hadir memberikan dukungan.

Reda Manthovani menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pembinaan atlet difabel. Menurutnya, sinergi antara Kemenpora, National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, dan tim CdM menjadi kunci utama untuk meningkatkan raihan medali di ajang internasional.

Optimisme Reda Manthovani: Atlet Indonesia Mampu Bersaing

Dalam sambutannya, Reda menyampaikan keyakinannya terhadap kemampuan atlet paralimpik Tanah Air. “Kami optimistis atlet Indonesia mampu bersaing di level tertinggi,” ujarnya di hadapan para peserta pelatihan.

Ia pun meminta dukungan penuh dari Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk memastikan seluruh persiapan berjalan maksimal. Menurut Reda, kualitas pembinaan atlet difabel harus terus ditingkatkan agar target prestasi di Asian Para Games 2026 tercapai.

Menpora Erick Thohir: Kualitas Pelatih Tentukan Prestasi Atlet

Menpora Erick Thohir menyatakan dukungan penuh terhadap program peningkatan kualitas pelatih paralimpik nasional. Ia menekankan bahwa kompetensi pelatih sangat memengaruhi performa atlet selama pembinaan.

Erick berharap program Training of Trainers ini tidak hanya berlangsung sekali, tetapi menjadi agenda rutin dan berkelanjutan setiap tahun. “Program ini fokus pada peningkatan standar kepelatihan, transfer pengetahuan, serta penguatan mental atlet,” jelasnya.

Target Strategis Menuju Nagoya 2026

Persiapan ini merupakan bagian dari strategi besar Indonesia untuk meraih hasil terbaik di Asian Para Games 2026. Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung di Nagoya, Prefektur Aichi, Jepang, pada 18-24 Oktober 2026.

Sinergi antara Kemenpora, NPC Indonesia, dan tim CdM diharapkan mampu membawa perubahan signifikan dalam pembinaan atlet difabel. Peningkatan kapasitas pelatih menjadi langkah awal yang krusial untuk mencetak atlet-atlet berprestasi di kancah Asia.

Bagikan
Sumber: kendarikini.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks