KOLAKA UTARA — Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara dinobatkan sebagai Terbaik III dalam kategori Penurunan Angka Pengangguran Tingkat Kabupaten pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Sulawesi Tahun 2026. Penghargaan tersebut diberikan di Kendari, Jumat (29/5/2026), oleh Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Kompas.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa program berbasis sektor unggulan daerah mampu berdampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja. Bupati Kolaka Utara, Nur Rahman Umar, menyebut Program Revitalisasi Kakao sebagai terobosan utama yang melibatkan usia produktif dari hulu ke hilir.
“Program Revitalisasi Kakao merupakan sebuah terobosan untuk menurunkan angka pengangguran terbuka. Usia-usia produktif terlibat dalam program ini, dimulai dari sektor hulu melalui budidaya kakao dan kini berkembang hingga ke sektor hilirisasi produksi,” ujarnya.
Bagaimana Revitalisasi Kakao Menyerap Tenaga Kerja?
Revitalisasi kakao tidak hanya meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat, tetapi juga membuka peluang kerja di berbagai tahapan. Mulai dari pembibitan, pemeliharaan tanaman, panen, hingga pengolahan hasil kakao menjadi produk hilir. Sektor ini menjadi salah satu penopang utama penurunan angka pengangguran di Kolaka Utara.
UMKM dan Padat Karya Jadi Motor Perekonomian Desa
Selain perkebunan, pertumbuhan UMKM di berbagai wilayah Kolaka Utara turut menciptakan lapangan kerja baru. Meningkatnya jumlah pelaku usaha mikro dan kecil membantu menyerap tenaga kerja lokal sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat. Pemerintah daerah juga menjalankan program padat karya di tingkat desa yang melibatkan warga secara langsung dalam kegiatan pembangunan. Program ini dinilai mampu memberikan kesempatan kerja dan meningkatkan pendapatan, terutama di wilayah pedesaan.
Siapa Saja Pemenang Kategori Penurunan Angka Pengangguran?
Pada ajang yang sama, Kabupaten Kolaka meraih Terbaik I, disusul Kabupaten Konawe Kepulauan sebagai Terbaik II, dan Kabupaten Kolaka Utara sebagai Terbaik III. Bupati Kolaka Utara berharap capaian ini menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus memperkuat program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja dan memperluas kesempatan berusaha bagi warga.