KENDARI — Kepengurusan cabang olahraga Muaythai di Kabupaten Muna Barat kembali bergerak setelah vakum beberapa waktu. Pengprov Muaythai Indonesia Sultra menunjuk Adril sebagai Plt Ketua Pengkab setempat, sebuah langkah konsolidasi yang dinilai mendesak mengingat daerah tersebut belum memiliki struktur organisasi permanen pasca periode kepengurusan sebelumnya.
Penyerahan Surat Keputusan (SK) berlangsung di Kantor Pengprov Sultra di Kendari. Herry Ashak menegaskan bahwa jabatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan tugas nyata untuk membangun fondasi organisasi dari bawah.
Apa Tugas Utama Plt Ketua Pengkab Muna Barat?
Berdasarkan amanat SK yang diterbitkan, Adril memiliki sejumlah target jangka pendek. Pertama, menjalankan organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Muaythai Indonesia. Kedua, melakukan konsolidasi internal dengan seluruh pegiat Muaythai di Muna Barat. Ketiga, dan yang paling krusial, menyiapkan pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Muskab) dalam waktu dekat.
“Pengurus yang kami tunjuk harus mampu merangkul seluruh insan Muaythai, membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah dan KONI, serta segera mempersiapkan Musyawarah Kabupaten untuk melahirkan kepengurusan yang definitif,” ujar Herry Ashak di Kendari.
Pembinaan Atlet Jadi Prioritas
Herry Ashak menekankan bahwa pembinaan atlet tidak boleh berhenti meski kepengurusan bersifat sementara. Menurutnya, Muna Barat memiliki potensi besar untuk melahirkan petarung Muaythai berprestasi, asalkan ada sistem pembinaan yang berkelanjutan.
“Yang paling penting, pembinaan atlet harus terus berjalan agar Muna Barat mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi,” tambahnya.
Adril, yang kini resmi menjabat sebagai Plt Ketua, menyatakan kesiapannya. Ia berkomitmen membangun organisasi yang solid dan bersinergi dengan pemerintah daerah serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Muna Barat.
“Saya siap menjalankan amanah ini. Target kami adalah memperkuat organisasi dan memastikan atlet Muaythai Muna Barat bisa bersaing di tingkat provinsi maupun nasional,” kata Adril.
Mengapa Kepengurusan Sementara Ini Penting?
Tanpa kepengurusan yang sah, pembinaan atlet dan administrasi organisasi di Muna Barat terancam mandek. Langkah Pengprov Sultra menunjuk Plt Ketua menjadi solusi cepat agar agenda pembinaan, termasuk pendaftaran atlet untuk event provinsi, tidak terhambat. Muskab yang akan digelar nantinya diharapkan melahirkan kepengurusan definitif yang lebih kuat dan representatif.