SULAWESI TENGGARA — Kawasaki tidak banyak bergerak di segmen motor listrik Tanah Air, namun pilihan yang tersedia tetap hanya dua: Ninja e-1 dan Z e-1. Keduanya masih mengusung paket teknologi yang tergolong modern, meski popularitasnya kalah dibanding merek asal Tiongkok.
Untuk Agustus 2026, harga OTR Jakarta tidak berubah dari periode sebelumnya. Kawasaki Ninja e-1 dibanderol Rp 150.600.000, sementara Z e-1 dilego Rp 147.700.000. Selisih harga nyaris Rp 3 juta lebih murah untuk varian naked bike.
Dua Baterai Paralel, Jarak Tempuh 72 Kilometer
Sistem penggerak kedua motor listrik ini mengandalkan dua baterai yang dipasang paralel. Masing-masing baterai memiliki bobot 11,5 kg dengan kapasitas 50,4 V/30 Ah. Dalam kondisi penuh, Kawasaki mengklaim jarak tempuh tembus 72 km, namun angka itu hanya bisa dicapai dalam mode berkendara ECO.Kombinasi baterai ini memang dirancang untuk bisa dilepas-pasang, memudahkan pengguna yang tidak memiliki fasilitas charging di rumah.
Mode ROAD dan ECO: Batas Kecepatan Berbeda
Kedua motor listrik ini menyediakan pilihan mode berkendara yang mempengaruhi kecepatan maksimum. Pada mode ROAD, Ninja e-1 diklaim mampu melaju hingga 88 km/jam, sedikit lebih kencang dari Z e-1 yang dipatok 85 km/jam.Beralih ke mode ECO, kecepatan maksimum langsung dipangkas signifikan. Ninja e-1 dibatasi hanya 64 km/jam, sedangkan Z e-1 lebih rendah lagi di angka 62 km/jam. Mode ini menjadi pilihan efisien bagi pengendara yang lebih mengutamakan jarak tempuh dibanding kecepatan.
Fitur e-Boost: Tenaga Tambahan 15 Detik di Awal Akselerasi
Kawasaki menyematkan teknologi e-boost function pada kedua model. Fitur ini bekerja memberikan tambahan tenaga pada 15 detik pertama setelah diaktifkan, berguna untuk akselerasi mendadak atau menyalip kendaraan lain.Saat e-boost diaktifkan dalam mode ROAD, topspeed Ninja e-1 meningkat dari 88 km/jam menjadi 105 km/jam. Sementara itu, Z e-1 naik dari 85 km/jam ke 101 km/jam.
Pada mode ECO, e-boost juga tetap berfungsi. Ninja e-1 yang awalnya dibatasi 64 km/jam bisa melesat hingga 75 km/jam, sedangkan Z e-1 naik dari 62 km/jam ke 72 km/jam.
Segmen Premium yang Sepi Pesaing
Dengan harga di atas Rp 140 juta, Kawasaki Ninja e-1 dan Z e-1 jelas tidak bersaing dengan motor listrik domestik ataupun produk China yang mayoritas berada di rentang Rp 10-40 juta. Posisi ini justru menempatkan keduanya sebagai motor listrik berperforma tinggi dengan DNA sportbike yang kental.Bagi konsumen yang mencari motor listrik dengan sensasi berkendara ala motor bensin sport, duo Kawasaki ini menjadi salah satu dari sedikit pilihan di pasar Indonesia. Namun, dengan jarak tempuh maksimal 72 km, pengguna perlu benar-benar memperhitungkan rute harian dan ketersediaan stasiun pengisian daya.