Pencarian

Wamenkomdigi: Konektivitas Digital Jadi Pilar Kedaulatan Indonesia

Senin, 28 September 2026 • 10:19:02 WIB
Wamenkomdigi: Konektivitas Digital Jadi Pilar Kedaulatan Indonesia
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo bertindak sebagai inspektur upacara pada Peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 di Kantor Pusat PT Pos Indonesia, Bandung.

SULAWESI TENGGARA — Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo menegaskan konektivitas digital sebagai fondasi kedaulatan bangsa dalam peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 di Kantor Pusat PT Pos Indonesia, Bandung. Pemerintah mendorong transformasi digital yang tak berhenti pada pembangunan jaringan, tetapi mampu mengubah pendidikan, ekonomi, dan layanan publik bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Angga Raka Prabowo menyampaikan hal itu saat bertindak sebagai inspektur upacara dalam Peringatan Hari Bhakti Pos dan Telekomunikasi (Postel) ke-81, Minggu (27/9). Menurutnya, tantangan pembangunan nasional di era digital sudah bergeser jauh dari masa perjuangan insan postal 81 tahun lalu.

Dahulu, perjuangan itu diwujudkan dengan mengambil alih sarana pos, telegraf, dan telepon dari pemerintah Jepang. Kini, kata Angga, perjuangan berlanjut dalam bentuk penguatan kedaulatan digital.

Dari Pengambilalihan Sarana ke Penguasaan Teknologi

Angga menilai Indonesia tidak lagi menghadapi tantangan untuk merebut sarana komunikasi. Fokus pemerintah sekarang adalah memastikan bangsa ini mampu membangun, menguasai, sekaligus memanfaatkan perkembangan teknologi digital untuk kepentingan nasional.

"Perjuangan itu membawa satu pesan yang tetap relevan hingga saat ini, bahwa infrastruktur vital strategis telekomunikasi adalah bagian penting dari sebuah kedaulatan bangsa," kata Angga dalam peringatan Hari Bakti Postel ke-81.

"Tugas kita sekarang adalah memastikan Indonesia mampu membangun, menguasai, dan memanfaatkan kemajuan digital untuk kepentingan bangsa dan negara," ujarnya.

Tema Postel ke-81 dan Makna Kedaulatan Digital

Semangat tersebut sejalan dengan tema Hari Bakti Postel ke-81, yakni "Konektivitas Digital untuk Indonesia Berdaulat". Angga menyebut tema itu merefleksikan pentingnya kemampuan Indonesia mengelola perkembangan teknologi dan ruang digital agar kemajuannya bermanfaat bagi masyarakat.

Di tengah dunia yang semakin terdigitalisasi, kekuatan sebuah negara turut ditentukan oleh kemampuan mengelola ruang digital. Pemerintah juga menekankan agar perkembangan teknologi memberikan dampak bagi seluruh lapisan masyarakat.

Bukan Sekadar Terhubung, tapi Apa yang Berubah

Angga menegaskan keberhasilan pembangunan digital tidak cukup diukur dari seberapa jauh masyarakat telah terhubung. Pertanyaan yang lebih penting, menurutnya, adalah apa yang berubah setelah koneksi itu tersedia.

"Yang perlu terus kita tanyakan bukan hanya seberapa jauh Indonesia telah terhubung, tetapi apa yang berubah setelah masyarakat itu terhubung," katanya.

Pemerintah ingin konektivitas digital menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk memperoleh lebih banyak kesempatan. Teknologi harus berdampak pada pendidikan, kegiatan ekonomi, hingga pelayanan publik.

Angga mencontohkan sejumlah pertanyaan yang perlu dijawab melalui pembangunan digital. Apakah anak-anak memperoleh akses belajar yang lebih baik, UMKM mendapatkan pasar yang lebih luas, hingga apakah masyarakat semakin mudah memperoleh layanan publik.

"Inilah arah pembangunan digital yang perlu terus kita dorong, dari sekadar mengumumkan menjadi memberdayakan," ujar Angga.

Transformasi Digital Harus Menyentuh Seluruh Wilayah

Pemerintah mendorong transformasi digital yang tidak berhenti pada pembangunan jaringan dan perluasan konektivitas. Setiap kemajuan teknologi diharapkan bermuara pada kehidupan masyarakat yang lebih mudah, produktif, dan aman.

"Kita ingin setiap kemajuan teknologi pada akhirnya bermuara pada kehidupan masyarakat yang lebih mudah, lebih produktif, dan lebih aman," katanya.

Angga menegaskan manfaat transformasi digital harus dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Pemerintah menargetkan tidak ada daerah yang tertinggal dalam menikmati hasil pembangunan digital.

"Dan manfaat itu harus dirasakan oleh seluruh masyarakat di seluruh Indonesia tanpa terkecuali," ujarnya.

Follow liputankendari.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks