Pencarian

Empat Perwira TNI Raih Gelar Master dari National Defense University AS, Perkuat Diplomasi Pertahanan

Minggu, 14 Juni 2026 • 16:06:31 WIB
Empat Perwira TNI Raih Gelar Master dari National Defense University AS, Perkuat Diplomasi Pertahanan
Empat perwira TNI resmi meraih gelar Master dari National Defense University, AS.

SULAWESI TENGGARA — Keempat perwira tersebut menyelesaikan program studi di tiga sekolah unggulan di bawah NDU. Kolonel Marinir Tri Yudha Ismanto meraih gelar Master di bidang International Security. Kolonel Benny Wahyudi menuntaskan pendidikan di National War College, program yang dikenal melahirkan pemimpin dengan perspektif strategis global.

Sementara itu, Kolonel M. Jausan memperdalam kompetensi di bidang Information and Cyberspace dan meraih gelar Master of Science. Kolonel Akal Juang Putra lulus dari Dwight D. Eisenhower School for National Security and Resource Strategy dengan gelar Master of Science.

Ruang Diplomasi di Kampus Militer Amerika

NDU mempertemukan perwira militer dan pejabat sipil dari berbagai negara dalam satu lingkungan akademik. Upacara wisuda tahun ini dihadiri Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata AS, Jenderal Dan Caine, serta para duta besar negara sahabat. Indonesia diwakili Duta Besar Indroyono Soesilo bersama Atase Pertahanan dan Atase Angkatan Darat.

“Kelulusan empat perwira TNI dari National Defense University merupakan kebanggaan bagi Indonesia. Mereka tidak hanya membawa pulang gelar akademik, tetapi juga perspektif strategis, jejaring internasional, dan pengalaman yang akan memperkuat kapasitas kepemimpinan TNI,” ujar Indroyono dalam keterangan tertulis, Minggu (14/6/2026). Ia menambahkan pencapaian ini mencerminkan eratnya kerja sama pertahanan Indonesia dan AS.

Dari Luhut hingga Andhika, Jejak Alumni NDU

Keempat perwira tersebut menambah daftar panjang tokoh militer Indonesia yang pernah menempuh pendidikan di NDU. Sejumlah alumni antara lain Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan, Letjen (Purn) Agus Widjojo, Jenderal (Purn) Andhika Perkasa, serta Letjen Jonni Mahroza.

Tradisi prestasi Indonesia di NDU juga berlanjut. Pada 2025, Kolonel Inf Kurniawan (lulusan Akmil 1998) meraih predikat Distinguished Graduate di College of International Security Affairs (CISA) NDU, penghargaan atas pencapaian akademik dan kepemimpinan unggul.

NDU: Pusat Pemikiran Strategis Sejak 1976

Didirikan pada 1976, NDU merupakan pusat pengembangan pemikiran strategis bagi pemimpin keamanan nasional AS dan negara sahabat. NDU menaungi National War College, Dwight D. Eisenhower School, Joint Forces Staff College, College of Information and Cyberspace, serta College of International Security Affairs. Fokus pendidikannya mencakup keamanan nasional, operasi gabungan, manajemen sumber daya, keamanan siber, hingga dinamika geopolitik global.

Dari total 638 wisudawan yang terdiri atas peserta dari AS dan berbagai negara sahabat, Indonesia kembali menunjukkan eksistensinya. Para wisudawan secara resmi dilantik oleh Presiden NDU, Laksamana Madya Peter A. Gavin.

Kelulusan ini menjadi simbol transformasi TNI dalam menghadapi dinamika keamanan global yang semakin kompleks, mulai dari ancaman siber hingga rivalitas geopolitik. TNI membutuhkan pemimpin yang tidak hanya memiliki ketangguhan operasional di lapangan, tetapi juga kemampuan analisis dan wawasan global yang kuat.

Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks