Pencarian

PT SCM Buktikan Tambang Bisa Berdampingan dengan Lingkungan, Raih Penghargaan Rehabilitasi DAS Terbaik I se-Sultra

Sabtu, 04 Juli 2026 • 08:40:31 WIB
PT SCM Buktikan Tambang Bisa Berdampingan dengan Lingkungan, Raih Penghargaan Rehabilitasi DAS Terbaik I se-Sultra
Kepala Dinas Kehutanan Sultra menyerahkan penghargaan Rehabilitasi DAS Terbaik I kepada PT SCM.

KENDARI — Penghargaan Terbaik I Kategori Kepatuhan Terbaik Pelaksanaan Kegiatan Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Tahun 2026 diberikan langsung oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tenggara, Ardiansyah, kepada Achmad Sandi, Senior Manager Forestry Compliance PT Merdeka Copper Gold yang mewakili PT SCM. Acara penyerahan berlangsung dalam bimbingan teknis bagi perusahaan pemegang Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) yang digelar oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (Ditjen PDASRH) Kementerian Kehutanan.

Mengapa Rehabilitasi DAS Penting bagi Perusahaan Tambang?

Kegiatan rehabilitasi DAS menjadi indikator utama kepatuhan perusahaan tambang terhadap regulasi lingkungan. Di kawasan Routa, PT SCM melakukan pemulihan lahan pascatambang dan menjaga fungsi hidrologi sungai yang menjadi sumber air bagi warga sekitar. Keberhasilan ini menempatkan PT SCM di atas lebih dari seratus perusahaan tambang lain di Sulawesi Tenggara yang turut hadir dalam acara bertajuk “Ayo Hijaukan Negeri, Pulihkan Bumi Anoa Tercinta”.

Direktur Jenderal PDASRH Kementerian Kehutanan, Ir. Dyah Murtiningsih, juga hadir dalam kegiatan tersebut. Forum ini sekaligus menjadi ajang evaluasi bagi perusahaan pemegang PPKH untuk menunjukkan komitmen nyata terhadap pengelolaan lingkungan.

Prinsip Good Mining Practices Jadi Kunci

Kepala Teknik Tambang PT SCM, Didik Fotunadi, menyebut pencapaian ini bukan sekadar seremonial. Ia menegaskan bahwa rehabilitasi DAS di site PT SCM merupakan bentuk konsistensi perusahaan dalam memastikan kegiatan pertambangan berjalan berdampingan dengan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

“Rehabilitasi DAS di Site PT SCM merupakan bentuk konsistensi perusahaan dalam memastikan kegiatan pertambangan dapat berjalan berdampingan dengan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan,” ujar Didik.

Kendati telah meraih posisi teratas, Didik mengakui tantangan ke depan justru semakin kompleks. Ia menyatakan bahwa PT SCM akan terus memperkuat praktik pertambangan yang bertanggung jawab melalui pengelolaan lingkungan yang terukur dan sejalan dengan upaya rehabilitasi kawasan hutan, terutama di daerah aliran sungai.

Harapan Jadi Pemantik bagi Perusahaan Lain

Penghargaan ini diharapkan menjadi contoh bagi perusahaan tambang lainnya di Sulawesi Tenggara. Sinergi antara kegiatan industri dan pelestarian ekosistem dinilai mutlak diperlukan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan hidup di provinsi yang dikenal dengan julukan Bumi Anoa tersebut. Keberhasilan PT SCM membuktikan bahwa sektor tambang tidak harus selalu berkonfrontasi dengan alam.

Bagikan
Sumber: sultra.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks