MUNA — Jasad AS pertama kali diketahui oleh istrinya yang baru kembali dari Kota Kendari. Sang istri mengaku selama seminggu terakhir tidak mendapat kabar dari suaminya, sehingga ia meminta bantuan tetangga untuk mengecek kondisi rumah.
Pintu Terkunci, Bau Tidak Sedap Tercium dari Dalam Rumah
Sufini, warga Desa Lasalepa yang dimintai tolong, mengatakan ia bersama ayahnya langsung mendatangi rumah AS setelah mendengar penjelasan istri korban. Saat tiba, mereka mencium bau busuk dan mendapati pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam.
"Saya coba cungkil pintu, tetapi tidak bisa. Pintu berhasil dibuka setelah datang aparat desa," ujar Sufini kepada Kendariinfo.
Terakhir Terlihat Berjalan Kaki Seminggu Sebelum Ditemukan
Setelah pintu berhasil dibuka, Sufini bersama aparat desa menemukan AS sudah tergeletak di kamar dengan kondisi tubuh membusuk dan menghitam. Sufini mengaku sempat melihat korban berjalan kaki sekitar satu pekan lalu, saat istrinya masih berada di Kendari.
"Kami mengira selama ini AS menyusul istrinya pergi ke Kendari," katanya.
Jenazah Dibawa ke RSUD untuk Visum
Kapolsek Tampo, Ipda Amran, membenarkan penemuan jasad tersebut. Ia menyebutkan bahwa jenazah AS telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. L. M. Baharuddin, M.Kes., Kabupaten Muna, untuk menjalani visum luar guna mengetahui penyebab pasti kematian.
Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai dugaan penyebab kematian korban. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut.