KONAWE UTARA — Tiga gempa susulan tercatat hingga Jumat (14/8/2026) sore setelah gempa utama magnitudo 3,3 mengguncang wilayah barat Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Pusat gempa berada di darat, sekitar 22 kilometer barat Konut dengan kedalaman 11 kilometer.
Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV, Nasrol Adil, menyebut gempa ini dipicu oleh aktivitas Sesar Lawanopo. "Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Lawanopo," ujarnya dalam keterangan resmi.
Getaran Terasa di Abuki, Skala II-III MMI
Berdasarkan estimasi peta guncangan dan laporan masyarakat, getaran dirasakan di wilayah Abuki, Kabupaten Konawe. Pada skala intensitas II-III MMI, getaran dirasakan oleh beberapa orang hingga terasa nyata di dalam rumah. Benda-benda ringan yang tergantung juga dilaporkan bergoyang.
Belum ada laporan kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut hingga berita ini diturunkan.
Gempa Susulan M 2,2, M 1,8, dan M 2,1
BMKG mencatat tiga kali gempa susulan setelah gempa utama. Gempa susulan pertama berkekuatan magnitudo 2,2 terjadi pada pukul 11.44 Wita, berlokasi sekitar 21 kilometer barat Konut dengan kedalaman 7 kilometer.
Gempa susulan kedua berkekuatan magnitudo 1,8 terjadi pada pukul 12.50 Wita di kedalaman 3 kilometer. Gempa susulan terakhir tercatat pukul 15.26 Wita dengan magnitudo 2,1 dan kedalaman 1 kilometer, berlokasi sekitar 18 kilometer barat Konut.
BMKG Imbau Warga Tetap Tenang
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Informasi resmi terkait gempa bumi dapat diperoleh melalui kanal komunikasi resmi BMKG.