PT Vale Indonesia Tbk IGP Pomalaa menggencarkan promosi kesehatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada masyarakat Desa Puuroda, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Langkah ini diambil untuk menekan potensi penularan penyakit di tengah meningkatnya aktivitas mobilisasi warga di wilayah operasional perusahaan.
KOLAKA — PT Vale Indonesia Tbk IGP Pomalaa menggencarkan promosi kesehatan (promkes) Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Desa Puuroda, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Program ini menyasar 10 indikator dasar PHBS, mulai dari penggunaan air bersih, jamban sehat, konsumsi buah dan sayur, hingga pemberantasan jentik nyamuk.
Sr. Occupational Health & Industrial Hygiene Analyst PT Vale Indonesia IGP Pomalaa, dr. Aditya Hafria Vanani, di Kolaka, Selasa, mengatakan pertumbuhan populasi dan peningkatan aktivitas mobilisasi di wilayah operasional berdampak pada risiko kesehatan masyarakat. Potensi penularan penyakit menjadi perhatian utama perusahaan.
Mencegah Lebih Baik daripada Mengobati
"PHBS merupakan dasar dari upaya menjaga dan meningkatkan kesehatan. Penjagaan penyakit seperti demam berdarah, TBC, stroke, hingga serangan jantung tidak selalu harus menggunakan obat atau vitamin, tetapi cukup dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat dari tingkat keluarga," kata Aditya.
Ia menjelaskan, sosialisasi ini merupakan bagian dari program sosial lingkungan perusahaan bertajuk "Kolaka Bersih, Sehat dan Berdaya". Cakupannya meliputi promosi kesehatan, bantuan gizi untuk pencegahan stunting, operasi katarak gratis, pelatihan tenaga kesehatan, hingga bantuan layanan spesialis.
Camat Baula, Syahrial Darmawan, menegaskan edukasi kesehatan harus berjalan konsisten sebagai langkah preventif. Menurutnya, kesadaran hidup bersih perlu dimulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan sekitar.
"Mencegah lebih baik daripada mengobati. Dengan kondisi realitas saat ini di mana biaya pengobatan sangat mahal, kesadaran hidup bersih harus dimulainya dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan sekitar," tuturnya.
Harapan Warga: PHBS Berkelanjutan di Seluruh Wilayah Desa
Pemerintah kecamatan dan desa berharap warga yang hadir dalam sosialisasi dapat menyebarluaskan ilmunya kepada warga lain. Dengan begitu, budaya PHBS diterapkan secara disiplin dan berkelanjutan di seluruh Desa Puuroda.
Kepala Desa Puuroda, Jayus, mengapresiasi komitmen berkelanjutan manajemen PT Vale terhadap pemulihan dan pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, kontribusi perusahaan tidak hanya di sektor pertanian dan keagamaan, tetapi juga pemberdayaan bidang kesehatan.
"Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian dan komitmen PT Vale kepada masyarakat Desa Puuroda. Kami bersyukur atas kontribusi perusahaan, tidak hanya di sektor pertanian dan keagamaan, tetapi juga melalui program pemberdayaan di bidang kesehatan ini," jelas Jayus.