Pencarian

Samsung dan USGS Bagikan Cara Aman Membersihkan Smartphone dari Abu Vulkanik

Selasa, 08 September 2026 • 15:18:32 WIB
Samsung dan USGS Bagikan Cara Aman Membersihkan Smartphone dari Abu Vulkanik
Ilustrasi proses pembersihan smartphone yang terpapar abu vulkanik dengan metode yang disarankan.

SULAWESI TENGGARA — Abu vulkanik bukanlah debu biasa. Partikelnya berukuran sangat kecil dan memiliki struktur tajam yang mampu menggores serta mengikis permukaan benda, termasuk layar dan bodi smartphone. MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan, menegaskan pembersihan berkala menjadi keharusan setelah pengguna kembali dari luar ruangan.

"Misalnya, kembali beraktivitas dari luar dengan ada debu yang mungkin masih banyak gitu ya, sebaiknya kita bersihkan secara berkala gitu, sehingga device kita tetap bisa prima pada penggunaan harian," ungkap Ilham di Jakarta, Senin (7/9).

Mengapa Sertifikasi IP68 Tidak Cukup

Banyak pengguna menganggap perangkat dengan sertifikasi ketahanan IP68 kebal terhadap segala kondisi. Ilham menekankan anggapan itu keliru. Sertifikasi tersebut memang menawarkan perlindungan terhadap debu dan air, namun bukan berarti perangkat bebas dari perawatan.

Partikel abu vulkanik yang halus dapat masuk melalui celah kecil di sekitar tombol, port pengisian daya, atau lubang speaker. Jika dibiarkan menumpuk, partikel tajam ini bisa mengganggu fungsi komponen internal dalam jangka panjang.

Langkah Tepat Membersihkan Smartphone Terpapar Abu

Survey Geologi Amerika Serikat (USGS) merilis panduan teknis yang bisa diikuti pengguna di Indonesia. Prinsip utamanya sama dengan melindungi perangkat elektronik lain yang memiliki celah, ventilasi, atau komponen listrik terbuka.

Pertama, matikan perangkat sebelum dibersihkan untuk mengurangi risiko hubungan arus pendek. Kedua, jangan terburu-buru membersihkan saat abu masih turun. Tunggu hingga hujan abu benar-benar berhenti, kecuali perangkat kritis sudah kehilangan fungsi.

Setelah kondisi aman, gunakan udara bertekanan rendah atau sikat lembut untuk membersihkan permukaan. Hindari menggosok berlebihan karena partikel abu justru akan menggores lapisan sensitif perangkat.

Ilham menambahkan, pengguna bisa memakai cairan sanitizer atau pembersih sejenis untuk hasil maksimal. "Pastikan kalau misalnya kita sudah menggunakan device dari luar, sebaiknya kita bersihkan saat sampai di tempat yang aman gitu, misalnya di rumah," katanya.

Lindungi Perangkat Sebelum Terlambat

USGS menyarankan langkah preventif sebagai cara paling efektif. Perangkat yang tidak digunakan sebaiknya ditutup lembaran plastik dan disimpan di tempat tertutup, bukan di atas meja atau ruang terbuka saat abu masih berjatuhan.

Untuk perangkat komputer, perhatian khusus perlu diberikan pada bagian ventilasi dan kipas. Abu yang menumpuk di area tersebut menghambat sistem pendinginan dan memicu risiko overheating jika perangkat tetap dipakai dalam kondisi berdebu.

Ancaman terbesar justru datang dari abu basah. USGS mengingatkan abu yang terkena air dapat berubah menjadi penghantar listrik dan menyebabkan short circuit pada kontak listrik yang terbuka. Memindahkan perangkat elektronik ke dalam ruangan sebelum hujan abu terjadi adalah langkah mitigasi paling masuk akal.

Perangkat elektronik modern memang dirancang terlindungi dari kontaminan udara, dan paparan singkat tidak langsung merusak. Namun perawatan rutin tetap menentukan umur pakai perangkat di tengah kondisi lingkungan yang tidak menentu.

Follow liputankendari.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks