Pencarian

AMPHI Demo Polres dan Danposal Baubau, Soroti Dugaan Pelanggaran Etik Aparat di Sulawesi Tenggara

Rabu, 03 Juni 2026 • 19:10:01 WIB
AMPHI Demo Polres dan Danposal Baubau, Soroti Dugaan Pelanggaran Etik Aparat di Sulawesi Tenggara
Puluhan massa AMPHI menggelar aksi di depan Polres dan Danposal Baubau menuntut transparansi dugaan pelanggaran etik aparat.

BAUBAU — Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Hukum Indonesia (AMPHI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polres Baubau dan Kantor Danposal Baubau. Mereka mendesak agar dugaan pelanggaran etik yang melibatkan aparat di wilayah itu segera diusut tuntas.

Apa yang Disuarakan Massa Aksi?

Dalam orasinya, koordinator lapangan AMPHI menyampaikan bahwa aksi ini bukan sekadar protes biasa. Mereka menuntut transparansi dan penegakan hukum yang adil terhadap dugaan pelanggaran etik yang dilakukan oleh oknum aparat.

"Kami tidak akan tinggal diam. Ini adalah bentuk keprihatinan kami terhadap maraknya dugaan pelanggaran etik yang dilakukan aparat di Baubau," ujar salah satu orator di hadapan massa.

Dugaan Pelanggaran Etik yang Disorot

AMPHI menyoroti beberapa kasus yang dinilai mencederai kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. Meski detail spesifik kasus belum dirilis secara terbuka, massa mendesak agar Polres Baubau dan Danposal setempat memberikan klarifikasi resmi.

Mereka juga meminta agar proses hukum berjalan transparan dan tidak ada upaya melindungi oknum yang diduga bersalah. "Kami tunggu tindakan nyata dari pimpinan," tegas koordinator aksi.

Respons Aparat Keamanan

Aksi demonstrasi berlangsung relatif tertib. Personel kepolisian dari Polres Baubau tampak berjaga di sekitar lokasi untuk mengamankan jalannya unjuk rasa. Belum ada pernyataan resmi dari pihak Polres Baubau maupun Danposal Baubau terkait tuntutan yang disampaikan AMPHI.

Hingga berita ini diturunkan, massa masih bertahan di lokasi sambil menunggu perwakilan dari institusi terkait untuk menemui mereka. Aksi ini direncanakan berlangsung hingga tuntutan mereka didengar.

Apa Langkah Selanjutnya?

AMPHI menyatakan akan melanjutkan aksi jika tidak ada respons serius dari pihak berwajib. Mereka juga berencana melaporkan temuan dugaan pelanggaran etik ini ke Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dan Ombudsman RI.

"Kami punya bukti dan saksi. Jangan anggap remeh gerakan ini," pungkas koordinator lapangan AMPHI di hadapan peserta aksi.

Bagikan
Sumber: kendaripos.fajar.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks