Pencarian

Produksi Minyak dan Gas Pertamina di Luar Negeri Tembus 212.800 Barel per Hari Sepanjang 2025

Selasa, 09 Juni 2026 • 16:14:31 WIB
Produksi Minyak dan Gas Pertamina di Luar Negeri Tembus 212.800 Barel per Hari Sepanjang 2025
Produksi minyak dan gas Pertamina di luar negeri mencapai 212.800 barel per hari sepanjang 2025.

SULAWESI TENGGARA — RUPST PIEP tahun buku 2025 dihadiri oleh pemegang saham utama, yakni PT Pertamina Hulu Energi dan PT Pertamina Pedeve Indonesia. Dewan komisaris dan direksi PIEP juga turut hadir dalam agenda tahunan tersebut. Pertemuan ini menjadi forum untuk mengevaluasi kinerja operasional dan keuangan sepanjang tahun lalu.

Produksi 212.800 Barel: Dominasi dari Aset di Afrika dan Asia

Sebanyak 212.800 barel setara minyak per hari itu berasal dari seluruh aset PIEP yang tersebar di berbagai negara. Kontributor utama masih didominasi oleh blok-blok produksi di Afrika dan Asia Tenggara. PIEP tercatat mengelola sejumlah partisipasi menarik di Malaysia, Aljazair, Irak, hingga Namibia.

Direksi PIEP dalam paparannya menyebutkan bahwa angka produksi ini relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, efisiensi operasional terus ditingkatkan untuk menjaga margin di tengah fluktuasi harga minyak dunia. "Kami fokus pada optimalisasi aset eksisting dan pengembangan potensi baru secara selektif," demikian bunyi pernyataan manajemen dalam keterangan resmi.

Ekspansi Global BUMN: Antara Peluang dan Tantangan

Pencapaian PIEP menjadi barometer bagi Pertamina secara keseluruhan dalam memperkuat ketahanan energi nasional dari sisi hulu. Dengan cadangan migas domestik yang terus menua, kehadiran aset di luar negeri menjadi bantalan strategis. Holding Migas Pertamina sebelumnya menargetkan produksi minyak dan gas dari luar negeri bisa mencapai 30 persen dari total produksi perseroan dalam lima tahun ke depan.

Namun, tantangan tetap membayangi. Mulai dari kebijakan transisi energi di negara-negara mitra, fluktuasi harga komoditas, hingga risiko geopolitik di kawasan operasi. PIEP disebut telah menyiapkan skenario mitigasi untuk setiap potensi gangguan operasional.

RUPST kali ini juga menyetujui laporan keuangan tahun buku 2025 serta pengesahan penggunaan laba bersih. Besaran dividen yang akan dibagikan kepada pemegang saham belum dirinci lebih lanjut dalam keterangan resmi yang diterbitkan.

Bagikan
Sumber: dunia-energi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks