BAUBAU — Pemerintah Kota Baubau resmi menggelar kejuaraan panahan dan bulu tangkis sebagai bagian dari strategi pembinaan olahraga daerah. Kompetisi ini dirancang untuk menjaring bibit atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
Sekretaris Daerah Kota Baubau La Ode Darus Salam mengatakan, penggabungan dua cabang olahraga itu dinilai sangat tepat karena sama-sama menuntut ketahanan fisik dan mental yang luar biasa.
Panahan Latih Fokus, Bulu Tangkis Asah Kecepatan
Menurut Darus Salam, olahraga panahan melatih ketenangan, fokus yang tajam, serta akurasi tinggi. Sementara bulu tangkis menuntut kecepatan, refleks, dan daya juang yang tinggi.
"Salah satu tujuan pembangunan nasional adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia, meliputi mental dan fisik. Semua itu tentu dapat kita olah, salah satunya melalui dunia olahraga termasuk cabang olahraga panahan dan bulu tangkis," kata Darus Salam saat dihubungi di Kendari, Jumat.
Sportivitas Wasit dan Atlet Jadi Prioritas
Dalam kesempatan tersebut, Darus Salam mengimbau seluruh peserta untuk menjaga kebersamaan dan menjunjung tinggi nilai sportivitas di lapangan. Ia menekankan pentingnya kemampuan menghargai keunggulan lawan serta berlapang dada menerima kekalahan.
Pesan tegas juga ditujukan kepada para pengadil lapangan. Mereka diminta memimpin jalannya kejuaraan dengan profesional, objektif, dan seadil-adilnya demi menjaga integritas serta kualitas kompetisi.
Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Talenta Muda
Kejuaraan ini terlaksana berkat kolaborasi lintas sektor yang solid antara Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Baubau, KONI Kota Baubau, serta jajaran pengurus cabang olahraga terkait.
Darus Salam mengungkapkan pihaknya berharap kompetisi ini menjadi instrumen penting untuk memetakan bakat-bakat lokal yang terpendam. Dengan begitu, nantinya lahir atlet andalan baru yang mampu membawa nama harum Kota Baubau ke tingkat yang lebih tinggi.