Pencarian

Wapres Gibran Tinjau Jembatan Way Bungur di Lampung Timur, Janji Jembatan Darurat Rampung Akhir Juli 2026

Rabu, 15 Juli 2026 • 21:42:31 WIB
Wapres Gibran Tinjau Jembatan Way Bungur di Lampung Timur, Janji Jembatan Darurat Rampung Akhir Juli 2026
Wakil Presiden Gibran Rakabuming meninjau proyek pembangunan Jembatan Way Bungur di Kabupaten Lampung Timur, Lampung, pada Rabu (15/7/2026).

SULAWESI TENGGARA — Wakil Presiden Gibran Rakabuming menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur berkualitas dan merata di daerah. Hal itu disampaikannya saat meninjau proyek pembangunan Jembatan Way Bungur atau dikenal juga sebagai Jembatan Kali Pasir di Kabupaten Lampung Timur, Lampung, Rabu (15/7/2026).

Jembatan Darurat Rampung Dua Pekan Lagi

Dalam dialog lapangan bersama Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, dan warga setempat, Gibran menyampaikan progres pembangunan. "Dua minggu lagi jadi yang jembatan daruratnya. Nanti jembatan permanennya juga akan segera dibangun," ujarnya.

Menurut Gibran, jembatan darurat ditargetkan rampung akhir Juli 2026. Fungsinya untuk memastikan kendaraan roda dua dan anak-anak sekolah bisa melintas dengan aman tanpa harus bergantung pada perahu kayu yang selama ini menjadi satu-satunya moda penyeberangan.

Konektivitas Antar-Kabupaten yang Tertunda

Jembatan Way Bungur memiliki nilai strategis sebagai penghubung utama antara Kabupaten Lampung Timur dan Kabupaten Lampung Tengah. Tanpa akses jembatan, mobilitas warga terhambat. Keterbatasan jumlah perahu membuat aktivitas ekonomi dan pendidikan berjalan kurang optimal.

Wapres menekankan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur memerlukan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Berbagai kendala, baik teknis maupun nonteknis, harus diselesaikan melalui koordinasi intensif.

Prioritas pada Ruas Ekonomi

Gibran menyatakan pemerintah akan menerapkan skala prioritas dalam pembangunan dan perbaikan infrastruktur. Ruas jalan dan jembatan yang berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat akan didahulukan. "Titik-titik jalan yang sekiranya diperlukan untuk diperbaiki, khususnya jalan-jalan yang menopang kegiatan-kegiatan ekonomi, akan kami prioritaskan," katanya.

Pernyataan itu menjadi sinyal bahwa proyek di Lampung Timur bukan sekadar janji seremonial. Pemerintah pusat, kata Gibran, berkomitmen memperkuat konektivitas dan pemerataan akses sebagai fondasi pembangunan nasional. Jembatan permanen disebut akan segera dibangun setelah jembatan darurat berfungsi.

Follow liputankendari.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: voi.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks