Pencarian

Ketua Kadin Sultra Anton Timbang Diterima Presiden Prabowo di Istana, Bawa Misi Investasi dan Hilirisasi untuk Daerah

Minggu, 02 Agustus 2026 • 13:20:01 WIB
Ketua Kadin Sultra Anton Timbang Diterima Presiden Prabowo di Istana, Bawa Misi Investasi dan Hilirisasi untuk Daerah
Ketua Kadin Sultra Anton Timbang menghadiri pertemuan pengurus Kadin Indonesia dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jumat (31/7/2026).

JAKARTA — Pertemuan jajaran pengurus Kadin Indonesia dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka pada Jumat (31/7/2026) berlangsung bersejarah. Ketua Kadin Sultra Anton Timbang hadir mendampingi Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie bersama perwakilan dari 38 provinsi.

Agenda ini menjadi ruang komunikasi langsung antara pelaku usaha daerah dan pemerintah pusat. Bagi Sulawesi Tenggara, keterlibatan Anton Timbang bukan sekadar seremoni, melainkan pembawa aspirasi konkret untuk penguatan investasi, hilirisasi, dan pemberdayaan UMKM lokal.

Apa yang Dibawa Kadin Sultra ke Istana?

Dalam pertemuan yang mengusung semangat Indonesia Incorporated tersebut, Kadin menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah. Fokus utamanya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan memperluas rantai pasok global.

“Kadin siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat, memperluas rantai pasok global, dan mengakselerasi pembangunan ekonomi daerah menuju Indonesia Emas 2045,” demikian pernyataan resmi Kadin yang dibacakan dalam forum tersebut.

Mengapa Kehadiran Anton Timbang Penting untuk Sultra?

Bagi Sulawesi Tenggara, akses langsung ke pusat kekuasaan ekonomi nasional adalah peluang emas. Potensi daerah yang selama ini dikenal dengan kekayaan tambang nikel dan kawasan industri morowali itu membutuhkan dukungan kebijakan agar nilai tambahnya dinikmati masyarakat lokal.

Anton Timbang diharapkan mampu menjembatani kebutuhan pelaku usaha Sultra dengan program hilirisasi nasional. Sinergi ini dinilai krusial untuk mempercepat pembangunan ekonomi daerah yang selama ini kerap terhambat birokrasi dan minimnya investasi di sektor pengolahan.

Sinergi Daerah dan Pusat untuk Indonesia Emas 2045

Pertemuan ini menegaskan komitmen bersama antara Kadin dan pemerintah untuk memperkuat ekonomi nasional dari tingkat akar rumput. Kehadiran pengurus dari 38 provinsi menunjukkan bahwa pembangunan tidak lagi terpusat di Pulau Jawa.

Kadin Sultra sendiri menargetkan kolaborasi yang lebih solid dengan pemerintah pusat dan daerah. Harapannya, penguatan investasi dan pemberdayaan pelaku usaha lokal di Sultra mendapatkan dorongan positif dari kemitraan yang makin erat pasca pertemuan di Istana Merdeka ini.

Follow liputankendari.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarkendari.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks