KONAWE — Aspal pertama yang menghampar di Jalan Poros Matanggorai–Langgea menjadi pemandangan yang dinanti-nantikan warga Kecamatan Padangguni selama puluhan tahun. Proyek senilai sekitar Rp 7 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Konawe ini kini mulai dikerjakan dan menyambungkan dua desa, yaitu Desa Matanggorai dan Desa Langgea.
Sebelumnya, warga harus melintasi jalan rusak yang belum pernah tersentuh pengaspalan sama sekali. Kini, akses transportasi mulai nyaman dilalui dan diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat.
Kepala Desa: 40 Tahun Menunggu, Akhirnya Ada Aspal
Harapan yang sempat menguap selama bertahun-tahun itu akhirnya terwujud. Kepala Desa Langgea, Handoko, mengaku tidak bisa menyembunyikan rasa syukurnya saat melihat langsung proses pengaspalan di desanya.
“Alhamdulillah, kurang lebih 40 tahun saya tinggal di Padangguni, baru kali ini jalan diaspal,” ujar Handoko, Senin (3/8/2026).
Handoko juga menyoroti kualitas pengerjaan yang dilakukan oleh penyedia jasa. Menurutnya, proses konstruksi berjalan lancar dan hasilnya solid.
“Bagus sekali mereka kerja, aspalnya tebal,” katanya.
Harapan Baru: Jalan Terus Menyambung ke Desa Garuda
Di balik rasa syukur itu, ada permintaan yang disampaikan Handoko kepada Pemerintah Kabupaten Konawe. Ia berharap pembangunan infrastruktur tidak berhenti di Desa Langgea, melainkan berlanjut hingga ke Desa Garuda yang menyimpan potensi wisata, salah satunya destinasi Batu Lapis.
Menurutnya, konektivitas jalan yang memadai menjadi pintu masuk untuk mengembangkan sektor pariwisata. Jika akses membaik, perputaran ekonomi dari kunjungan wisatawan bisa ikut mengangkat kesejahteraan warga di kawasan selatan Konawe itu.
Apresiasi untuk Bupati Yusran Akbar dan Wakil Bupati Syamsul Ibrahim
Di akhir keterangannya, Handoko menyampaikan terima kasih secara khusus kepada pimpinan daerah. Ia menilai realisasi proyek ini merupakan bukti perhatian serius terhadap wilayah-wilayah yang selama ini terpinggirkan dari pembangunan.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Konawe, khususnya Bapak Bupati Yusran Akbar dan Wakil Bupati Syamsul Ibrahim yang telah merealisasikan pembangunan jalan ini. Semoga pembangunan dapat terus berlanjut hingga seluruh wilayah di Kecamatan Padangguni menikmati akses jalan yang layak,” tutupnya.