Pencarian

Harga Emas Antam Tumbang Rp 20.000 di Awal Agustus, Pekan Penuh Fluktuasi

Minggu, 02 Agustus 2026 • 13:57:01 WIB
Harga Emas Antam Tumbang Rp 20.000 di Awal Agustus, Pekan Penuh Fluktuasi
Harga emas Antam tercatat turun Rp 20.000 per gram pada Sabtu (1/8/2026) menjadi Rp 2.603.000.

SULAWESI TENGGARA — Pekan perdagangan logam mulia terakhir bulan Juli hingga awal Agustus 2026 berlangsung penuh kejutan. Sepanjang enam hari perdagangan, harga emas Antam tercatat bergerak naik-turun dengan amplitudo yang cukup lebar, mencerminkan sentimen pasar yang berubah cepat.

Data yang dihimpun menunjukkan, harga emas Antam sempat menyentuh level tertinggi Rp 2.623.000 per gram pada Jumat (31/7/2026), sebelum akhirnya terkoreksi signifikan di hari berikutnya. Adapun untuk pecahan terkecil 0,5 gram, harga penutupan pekan tercatat Rp 1.351.500.

Lonjakan di Awal Pekan yang Tak Bertahan Lama

Perdagangan dibuka dengan nada positif pada Senin (27/7/2026). Harga emas Antam naik Rp 10.000, membawa harga 1 gram ke level Rp 2.622.000. Namun, momentum ini langsung padam keesokan harinya.

Selasa (28/7/2026) menjadi hari koreksi pertama. Harga emas Antam turun Rp 9.000 ke posisi Rp 2.613.000 per gram. Menariknya, pada hari yang sama, sejumlah pecahan besar seperti 250 gram, 500 gram, dan 1.000 gram tercatat berstatus "Pre Order" — menandakan stok fisik di butik Antam tengah kosong untuk ukuran tersebut.

Koreksi beruntun terjadi pada Rabu (29/7/2026). Harga kembali turun Rp 12.000, membuat emas Antam 1 gram dibanderol Rp 2.601.000. Status pre order masih berlaku untuk pecahan 250 gram, 500 gram, dan 1.000 gram pada hari itu.

Rebound Dua Hari, Lalu Ambruk di Penutupan

Memasuki Kamis (30/7/2026), pasar berbalik arah. Harga emas Antam melonjak Rp 15.000 menjadi Rp 2.616.000 per gram. Kenaikan ini berlanjut hingga Jumat (31/7/2026) dengan tambahan Rp 7.000, mengantarkan harga ke puncak pekan di Rp 2.623.000.

Namun, euforia tersebut berakhir cepat. Sabtu (1/8/2026) menjadi hari terburuk dengan penurunan terdalam sepanjang pekan. Harga emas Antam ambles Rp 20.000 dalam sehari, menutup pekan di level Rp 2.603.000 per gram.

Jika dihitung dari posisi pembukaan pekan, harga emas Antam secara neto masih lebih rendah Rp 19.000 dibandingkan level Senin pagi. Bagi investor yang membeli di awal pekan, posisi ini jelas merugikan dalam jangka pendek.

Yang Perlu Dicermati Pembeli Emas

Pola pergerakan harga yang tajam dalam sepekan ini mengingatkan bahwa pasar logam mulia domestik sangat responsif terhadap sentimen global, terutama pergerakan dolar AS dan yield obligasi pemerintah Amerika.

Untuk masyarakat yang berencana membeli emas Antam, selisih harga antarhari yang mencapai Rp 20.000 per gram pada pecahan kecil berarti perbedaan signifikan pada pembelian pecahan besar. Sebagai gambaran, pada penutupan pekan, pecahan 1.000 gram (1 kg) dibanderol Rp 2.541.600.000, atau turun sekitar Rp 21 juta dari posisi awal pekan.

Fluktuasi ini juga menjadi pengingat bahwa emas batangan Antam bukan instrumen trading harian yang menguntungkan tanpa perhitungan cermat. Selisih harga beli dan jual (spread) yang lebar membuat pembelian emas lebih cocok untuk investasi jangka panjang dibandingkan spekulasi jangka pendek.

Follow liputankendari.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks