JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum memperkuat fondasi kelembagaan Provinsi Papua Tengah dengan menuntaskan pembangunan sejumlah gedung pemerintahan di kawasan inti pusat pemerintahan, Kabupaten Nabire.
Gedung Kantor Gubernur, DPRD, dan Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah dibangun oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya. Data per 9 Agustus 2026 menunjukkan progres konstruksi telah mencapai 36,90 persen dengan target rampung Desember 2026.
Pembangunan dimulai sejak 20 Oktober 2025 dan dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT Pembangunan Perumahan–PT Abdi Bumi Cendrawasih (KSO), dengan nilai kontrak sebesar Rp355,36 miliar yang bersumber dari APBN.
"Pembangunan DOB perlu didukung dengan infrastruktur yang memadai. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah penting agar pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan dan mendukung pelayanan kepada masyarakat," kata Menteri PU Dody.
Keberadaan MRP sebagai lembaga representasi kultural masyarakat Papua turut menjadi bagian penting dari kompleks ini, bersama fasilitas pendukung lain berupa gerbang kawasan, Gerbang Hiu Paus, Taman Kota Cenderawasih, ruang terbuka hijau, alun-alun, prasarana pendukung right of way (ROW), gedung pendukung, fasilitas pemadam kebakaran, serta pekerjaan plambing dan elektrikal.
Penataan kawasan ini dimulai Desember 2025 dan ditargetkan selesai Desember 2026, dengan progres kini mencapai 25,34 persen. Pekerjaan yang tengah berjalan meliputi penimbunan saluran eksisting, pengecoran box culvert, pondasi dan struktur Pos Pemadam Kebakaran, serta pengujian sand cone.
Secara lokasi, kawasan ini berjarak sekitar 15,5 kilometer atau 30 menit dari Bandar Udara Douw Aturure, dan sekitar 28,5 kilometer atau 60 menit dari pusat Kabupaten Nabire menggunakan kendaraan roda empat.
Kehadiran lembaga-lembaga pemerintahan yang lengkap ini diharapkan mempercepat kesiapan kelembagaan Papua Tengah, sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pemerataan pembangunan dan penguatan wilayah Papua, sekaligus mencerminkan semangat PU 608, momentum Kementerian PU menghadirkan infrastruktur bermanfaat nyata bagi masyarakat.