Pencarian

Karantina Sultra Awasi 47 Pengiriman Sarang Burung Walet Sepanjang Agustus, Nilai Capai Rp11,3 Miliar

Rabu, 26 Agustus 2026 • 14:18:31 WIB
Karantina Sultra Awasi 47 Pengiriman Sarang Burung Walet Sepanjang Agustus, Nilai Capai Rp11,3 Miliar
Petugas Karantina Sulawesi Tenggara memeriksa 44 kilogram sarang burung walet yang akan dikirim ke Medan, Sumatera Utara.

KENDARI — Aktivitas perdagangan Sarang Burung Walet (SBW) asal Sulawesi Tenggara menunjukkan tren pertumbuhan positif di pasar domestik. Sepanjang bulan kemerdekaan, tercatat 47 kali pengiriman komoditas unggulan ini keluar dari provinsi tersebut dengan total volume mencapai 2.260,4 kilogram.

Berdasarkan data Karantina Sulawesi Tenggara, nilai transaksi dari seluruh pengiriman tersebut ditaksir mencapai Rp11,3 miliar. Angka ini menandakan peningkatan signifikan jika dibandingkan dengan volume perdagangan pada Juli 2026.

Pemeriksaan Terbaru Menuju Medan

Rangkaian pengawasan terbaru dilakukan petugas terhadap 44 kilogram SBW yang akan dikirim menuju Medan, Sumatera Utara. Komoditas tersebut diperiksa untuk memastikan kondisi fisik, jenis, dan jumlahnya sesuai dengan dokumen pengiriman yang dilampirkan.

Ketua Tim Kerja Karantina Hewan Karantina Sultra, drh. Nichlah Rifqiyah, M.Sc, menyebut potensi komoditas ini masih sangat besar untuk terus dikembangkan. Menurutnya, pengawasan ketat menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan pasar.

"Sepanjang bulan Agustus, volume perdagangan SBW Sultra mengalami peningkatan signifikan dibandingkan bulan Juli," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Kendari Kini.

Pasar Domestik Masih Jadi Andalan Utama

Hingga saat ini, distribusi SBW asal Sulawesi Tenggara masih bertumpu pada permintaan pasar dalam negeri. Beberapa daerah tujuan utama pengiriman meliputi Medan, Jakarta, Surabaya, dan Semarang.

Nichlah menambahkan, pengawasan karantina tidak hanya sekadar memastikan kelengkapan administrasi. Aspek kesehatan dan keamanan komoditas selama proses pengiriman juga menjadi prioritas utama agar produk tetap berkualitas saat tiba di tangan pembeli.

Langkah pengawalan ketat ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan pemerintah dalam mengembangkan SBW sebagai salah satu komoditas unggulan Sulawesi Tenggara. Dengan pengawasan yang konsisten, diharapkan reputasi SBW asal daerah ini semakin kokoh di pasar nasional.

Follow liputankendari.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kendarikini.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks