KENDARI — Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menerima langsung penghargaan tersebut pada malam puncak yang digelar di Kota Makassar. Capaian ini menempatkan Kota Kendari di posisi teratas untuk kategori layanan kesehatan, di atas Kota Baubau dan Kota Gorontalo.
Penilaian tidak hanya melihat ketersediaan fasilitas, tetapi juga sejumlah indikator lain yang menyentuh langsung kehidupan warga. Insentif fiskal Rp 2 miliar menjadi bagian dari apresiasi atas kinerja pemerintah daerah.
Indikator yang Mengantar Kendari ke Posisi Teratas
Sejumlah indikator menjadi dasar penilaian dalam kategori ini. Mulai dari akses layanan kesehatan, kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sanitasi layak, hingga ketersediaan fasilitas kesehatan sesuai standar.
Pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) turut menjadi bagian dari penilaian. Program ini menyasar warga yang selama ini kesulitan mengakses pemeriksaan kesehatan rutin.
Insentif Rp 2 Miliar dan Respons Wali Kota
Selain predikat Terbaik I, Pemkot Kendari memperoleh insentif fiskal senilai Rp 2 miliar. Dana ini menjadi pengakuan atas kinerja daerah dalam meningkatkan pelayanan dasar bagi masyarakat.
"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan. Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Kendari yang telah bersama-sama mendukung berbagai program pemerintah," ujar Siska.
Menurut Siska, capaian tersebut tidak lepas dari kerja bersama antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan jajaran terkait. Dukungan masyarakat juga disebutnya berperan besar dalam mendorong perbaikan layanan.
"Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bekerja dan melakukan perbaikan. Terima kasih untuk masyarakat Kota Kendari atas dukungan dan kepercayaannya. Semoga ke depan pelayanan kesehatan di Kota Kendari semakin mudah diakses dan semakin berkualitas," tambahnya.
Ajang Pendorong Kinerja Daerah
Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi menjadi bagian dari upaya mendorong pemerintah daerah meningkatkan kualitas pelayanan dasar. Penilaian dilakukan terhadap capaian pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Bagi Pemkot Kendari, hasil ini menjadi dorongan untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Targetnya agar fasilitas dan program kesehatan semakin mudah dijangkau warga di seluruh wilayah kota.