Pencarian

Ketua DPD MAKN Muna Hadiri Penobatan Bokeo Mekongga XXII di Kolaka Timur, Perkuat Silaturahmi Antar Kerajaan Sultra

Minggu, 20 September 2026 • 05:16:31 WIB
Ketua DPD MAKN Muna Hadiri Penobatan Bokeo Mekongga XXII di Kolaka Timur, Perkuat Silaturahmi Antar Kerajaan Sultra

KOLAKA TIMUR — Prosesi adat penobatan Raja (Bokeo) Mekongga Ke-XXII Paduka Yang Mulia Hakim Dachlan, S.Pd., berlangsung khidmat di Kabupaten Kolaka Timur. Rangkaian acara juga sekaligus mengukuhkan Perangkat Kerajaan dan Tamalaki Kerajaan Laskar Mekongga Raya. Dari deretan tamu kehormatan, tampak hadir mewakili Kerajaan Muna, Ketua DPD Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) Muna Yang Mulia (YM) La Ode Riago, S.H.

Kehadiran YM La Ode Riago sebagai undangan resmi kerajaan dinilai menjadi simbol kuatnya persaudaraan antar kerajaan di Sulawesi Tenggara. Posisinya sejajar dengan undangan VIP lain yang dijadwalkan memberikan sambutan, yakni Bupati Kolaka atau yang mewakili, Ketua DPW MAKN Provinsi Sulawesi Tenggara, Ketua DPP MAKN Pusat, serta Gubernur Sulawesi Tenggara atau yang mewakili.

Rangkaian Prosesi Adat Penobatan Bokeo Mekongga

Acara adat akbar tersebut berlangsung sesuai susunan acara resmi yang telah disiapkan. Rangkaiannya dimulai dari Tarian Penjemputan (Umoara), pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Quran dan doa, hingga Tarian Mombesara.

Prosesi inti berlangsung melalui Mombesara oleh Tolea kepada Bokeo sebagai tanda dimulainya penobatan. Puncak acara adalah Penobatan Raja Mekongga oleh Puusara, dilanjutkan Pengukuhan Perangkat Kerajaan Mekongga dan Pengukuhan Tamalaki Kerajaan Laskar Mekongga Raya.

Setelah prosesi inti, acara dilanjutkan dengan sambutan dan kata-kata penerimaan, Tarian Lulo Sangia, pemberian ucapan selamat kepada Raja (Bokeo) Mekongga Ke-XXII, serta santap siang dan hiburan bersama sebagai penutup.

Mandat Kerajaan Muna: Jaga Marwah Adat Budaya Leluhur

Dalam momentum tersebut, YM La Ode Riago menyampaikan bahwa kehadirannya adalah mandat untuk mempererat tali silaturahmi adat antara Kerajaan Muna dan Kerajaan Mekongga.

"Penobatan Bokeo Mekongga Ke-XXII ini adalah momentum bersejarah. Atas nama Kerajaan Muna, kami hadir memberikan dukungan penuh dan ucapan selamat kepada PYM Hakim Dachlan, S.Pd. Ini adalah wujud komitmen kita bersama dalam Majelis Adat Kerajaan Nusantara untuk menjaga marwah dan melestarikan adat budaya leluhur," ujar YM La Ode Riago.

Kehadiran utusan Kerajaan Muna ini dinilai memperkuat konsolidasi kerajaan-kerajaan Nusantara, khususnya di Sulawesi Tenggara, dalam menjaga nilai-nilai luhur adat di tengah arus modernisasi.

Ziarah ke Makam Bokeo Robe di Lambandia Jadi Penutup

Kegiatan penobatan ditutup dengan ziarah ke makam Bokeo Robe di Desa Wonuambuteo, Kecamatan Lambandia, Kabupaten Kolaka Timur. Prosesi penobatan ini diharapkan membawa Kerajaan Mekongga semakin jaya dan menjadi perekat persatuan masyarakat adat Kolaka dan Sulawesi Tenggara pada umumnya.

Follow liputankendari.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sorotnews.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks