Pencarian

Google Assistant Mulai Dihapus dari Android Auto, Gemini Belum Siap Gantikan

Kamis, 06 Agustus 2026 • 05:01:31 WIB
Google Assistant Mulai Dihapus dari Android Auto, Gemini Belum Siap Gantikan
Google Assistant mulai dihapus dari Android Auto, sementara Gemini belum sepenuhnya siap menggantikan fitur perintah suara dasar.

SULAWESI TENGGARA — Kabar ini menjadi konfirmasi atas spekulasi yang beredar sejak Gemini diperkenalkan beberapa tahun lalu. Asisten virtual generasi pertama Google itu kini mulai dicabut dari ekosistem Android Auto, dan pengguna diminta beralih ke Gemini untuk navigasi, telepon, dan kontrol media di layar mobil.

Perintah Suara Dasar yang Hilang

Masalah utamanya bukan pada kehadiran Gemini, melainkan pada kesenjangan kemampuan. Sejumlah perintah dasar yang selama ini diandalkan pengguna Android Auto, seperti "putar musik di Spotify" atau "kirim pesan ke kontak", dilaporkan tidak berjalan mulus di Gemini.

Padahal, perintah-perintah tersebut adalah fungsi inti yang membuat Android Auto terasa aman digunakan saat berkendara karena tidak perlu menyentuh layar. Pengguna kini harus menunggu respons yang lebih lambat atau bahkan mengulang perintah beberapa kali.

Google sendiri belum merilis pernyataan resmi mengenai jadwal penghapusan menyeluruh di semua perangkat. Namun, sinyal penghentian sudah terlihat jelas sejak awal kehadiran Gemini.

Dampak untuk Pengguna di Indonesia

Bagi pengguna Android Auto di Indonesia, perubahan ini berarti kebiasaan berinteraksi dengan mobil akan berubah. Fitur-fitur yang selama ini identik dengan Google Assistant, seperti membaca notifikasi atau mengubah suhu AC melalui perintah suara, kini bergantung pada kesiapan Gemini berbahasa Indonesia.

Sayangnya, dukungan bahasa Indonesia di Gemini untuk konteks kendaraan masih terbatas. Pengguna yang terbiasa dengan respons cepat ala Google Assistant mungkin akan merasakan penurunan pengalaman, setidaknya sampai Google menyempurnakan model AI tersebut.

Mengapa Google Memaksakan Transisi Ini

Keputusan ini adalah bagian dari strategi besar Google untuk memusatkan seluruh layanan pada Gemini. Asisten lawas dianggap tidak lagi sejalan dengan arsitektur AI generatif yang ingin dibangun perusahaan.

Meski begitu, langkah ini berisiko. Android Auto adalah salah satu fitur yang paling banyak digunakan pengguna Android, dan pengalaman buruk di dalam mobil bisa mendorong pengguna mempertimbangkan opsi lain, termasuk CarPlay dari Apple yang masih mengandalkan Siri.

Apa yang Bisa Dilakukan Pengguna Sekarang

Pengguna yang belum siap pindah bisa memeriksa pengaturan asisten di ponsel masing-masing. Beberapa perangkat masih memungkinkan pengguna untuk mengatur ulang asisten default ke Google Assistant selama opsi tersebut belum dihapus sepenuhnya oleh Google.

Namun, ini hanya solusi sementara. Pada akhirnya, seluruh pengguna Android Auto harus beradaptasi dengan Gemini. Pertanyaannya, akankah Google merilis pembaruan besar sebelum penghapusan total dilakukan? Jika tidak, pengalaman berkendara dengan Android Auto dalam beberapa bulan ke depan bisa menjadi ujian kesabaran.

Follow liputankendari.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: xda-developers.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks