MUNA BARAT — Rumah semi permanen milik La Pantasi, ayah pesepakbola Timnas Indonesia Saddil Ramdani, ludes dilalap si jago merah di Desa Barangka, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara (Sultra). Peristiwa itu terjadi Jumat (14/8) sekitar pukul 16.20 Wita dan menimbulkan kerugian material ditaksir mencapai Rp 150 juta.
"Total kerugian kebakaran rumah (ayah Saddil) ditaksir mencapai Rp 150 juta," kata Kapolsek Lawa Ipda Jaman dalam keterangannya, Sabtu (15/8/2026).
Kronologi: Rumah Kosong Saat Pemilik Nonton Lomba Cucu
Api pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Samsuddi yang sedang berada di sebuah bengkel. Ia melihat kepulan asap hitam tebal dari arah timur dan kemudian mendatangi sumber asap untuk memastikan.
"Saat tiba di lokasi api sudah membesar sehingga saksi hanya bisa berteriak meminta pertolongan," ungkap Jaman.
La Pantasi bersama istrinya meninggalkan rumah sejak pukul 14.00 Wita. Keduanya sedang berada di Kampung Guali, Kecamatan Kusambi, untuk menyaksikan cucunya mengikuti lomba gerak jalan. Rumah yang ditinggalkan dalam keadaan kosong itu pun tidak ada yang sempat menyelamatkan barang berharga.
Warga Hanya Mampu Selamatkan Motor dan Mobil
Sejumlah warga yang berdatangan sempat berupaya memadamkan api. Namun, kobaran yang sudah membesar membuat mereka tidak bisa masuk ke dalam rumah. Warga hanya mampu menyelamatkan satu unit sepeda motor dan satu unit mobil yang terparkir di sekitar lokasi.
Seluruh harta benda milik korban ikut terbakar. Barang-barang yang ludes antara lain tiga lemari kayu, dua lemari plastik, satu lemari kaca, tiga tempat tidur kayu, dua springbed, kulkas, televisi, kipas angin, dan dua telepon genggam.
"Uang tunai Rp 2 juta, sembako, seluruh perabot dapur, serta dokumen penting berupa ijazah SD, SMP, SMA dan sertifikat tanah juga ikut terbakar," beber Jaman.
Pemadam Tiba Saat Api Telah Melalap Seluruh Rumah
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Muna Barat La Utu mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 16.16 Wita. Tim pemadam langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
"Saat tiba di lokasi, api sudah melalap seluruh rumah. Anggota langsung melakukan pemadaman sisa api yang membakar bangunan," kata La Utu.
Luas bangunan yang terbakar mencapai 114,5 meter persegi dengan konstruksi semi permanen beratap seng dan berlantai keramik. Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. "Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut," pungkasnya.