Pencarian

Menteri PU Dody Hanggodo Menuju Labuan Bajo Bawa 50.000 Paket Sembako Presiden Prabowo Subianto

Senin, 17 Agustus 2026 • 01:11:04 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo Menuju Labuan Bajo Bawa 50.000 Paket Sembako Presiden Prabowo Subianto
Menteri PU Dody Hanggodo bersama rombongan menuju Labuan Bajo dengan pesawat TNI AU untuk menyalurkan 50.000 paket sembako bantuan Presiden Prabowo Subianto.

JAKARTA — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo bergerak cepat merespons bencana gempa bumi yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Rombongan yang dijadwalkan berangkat dari Halim Perdanakusuma menuju Labuan Bajo, NTT, pada Sabtu (15/8/2026) malam ini memakai pesawat Boeing 737 TNI Angkatan Udara, dengan Menteri Dody bersama sejumlah menteri dan pimpinan lembaga lain.

Keberangkatan tersebut menjadi bagian dari respons cepat pemerintah pusat untuk memastikan penanganan bencana berjalan secara terpadu.

Direncanakan rombongan akan membawa amanah bantuan Presiden Prabowo Subianto berupa 50.000 paket sembako untuk masyarakat terdampak yang akan disalurkan melalui Maumere, NTT.

Selain Menteri Dody, turut serta dalam rombongan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri, Kepala BNPB, Wakil Menteri Kesehatan, dan Wakil Menteri Sosial, perwakilan Pertamina.

Langkah lintas kementerian dan lembaga ini diharapkan mempercepat penanganan kebutuhan masyarakat serta pemulihan layanan dasar di wilayah terdampak.

Jajaran balai di wilayah NTT telah diinstruksikan Menteri Dody untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memberikan dukungan penuh dalam penanganan pascabencana.

"Kesiapan personel, alat berat, serta koordinasi dengan pemerintah daerah menjadi bagian penting untuk memastikan infrastruktur yang terdampak dapat segera dipulihkan," kata Menteri Dody.

Di sektor infrastruktur jalan, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT sejak pagi melakukan pemantauan dan penanganan terhadap sejumlah titik longsoran pada ruas jalan nasional.

Titik longsoran menurut laporan sementara teridentifikasi di tiga ruas, yakni Ruteng–Km 210 sebanyak tiga titik, Km 210–Batas Kabupaten Manggarai satu titik, serta Aegela–Batas Kota Ende sebanyak delapan titik.

Demi menjaga akses tetap fungsional, sejumlah alat berat seperti loader dan excavator sudah dikerahkan ke titik-titik penanganan di wilayah kerja terkait.

Sementara itu, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II melakukan pemeriksaan terhadap infrastruktur sumber daya air di wilayah terdampak. Pemeriksaan dilakukan pada Bendungan Napungete dan Bendungan Waerita di Kabupaten Sikka serta Bendungan Mbay di Kabupaten Nagekeo.

Secara visual, kondisi ketiga bendungan tersebut dilaporkan baik, sementara pemeriksaan lebih detail masih dilakukan oleh tim untuk memastikan kondisi struktur dan komponen pendukung pascagempa.

BBWS Nusa Tenggara II juga menangani dampak gempa pada Bendung dan jaringan Daerah Irigasi (DI) Waelaku di Kabupaten Manggarai Timur. Berdasarkan pemeriksaan awal, terdapat kerusakan ringan pada bendung dan longsoran yang menutupi saluran sekunder.

Dalam penanganan dampak gempa di NTT, Kementerian PU terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, serta unsur terkait lainnya. Proses pendataan dan verifikasi kondisi jalan, jembatan, infrastruktur sumber daya air, serta fasilitas publik lainnya masih berlangsung.

Pusat gempa berada sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada kedalaman 10 kilometer, dengan kekuatan magnitudo 7,7 yang terjadi Sabtu sekitar pukul 04.58 WIB. Peringatan dini tsunami sempat dipicu sebelum diakhiri BMKG pada pukul 09.00 WITA setelah tidak terpantau adanya tsunami.

Berdasarkan laporan sementara, sejumlah wilayah terdampak meliputi Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Nagekeo, dan Sikka. Proses verifikasi dampak terhadap masyarakat dan infrastruktur masih terus dilakukan di lapangan.

Follow liputankendari.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks