KENDARI — Status baru UIN Kendari tak sekadar berganti papan nama. Alih status dari IAIN menjadi universitas membawa konsekuensi besar pada pengembangan rumpun ilmu yang bisa diselenggarakan, dari yang tadinya terbatas menjadi lebih luas.
Risdawati, yang turut menyoroti perubahan ini, menilai transformasi tersebut merupakan buah dari sinergi panjang antara pimpinan dan tenaga pendidik. Ia berharap peningkatan status ini berjalan beriringan dengan perbaikan fasilitas agar UIN Kendari mampu bersaing dengan perguruan tinggi Islam negeri lain di Indonesia.
Enam Rumpun Ilmu: Ruang Baru yang Terbuka
Perubahan regulasi ini mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 49 Tahun 2026 yang ditetapkan pada 16 Juli 2026 dan dimuat dalam Lembaran Negara Nomor 86. Dengan status universitas, kampus kini memiliki peluang untuk menyelenggarakan enam rumpun ilmu, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.
"Yang tadi mungkin dipandang hanya sekelas institut, hanya bisa menyelenggarakan satu rumpun ilmu, sekarang ini bisa menyelenggarakan enam rumpun ilmu karena levelnya sudah level universitas," kata Husain.
Migrasi Data dan Sistem Administrasi
Saat ini, pihak kampus tengah memproses pemindahan berbagai aset, sistem administrasi, serta data dosen dan mahasiswa ke dalam sistem baru UIN Kendari. Proses migrasi data ini menjadi pekerjaan rumah pertama yang harus dituntaskan agar pelayanan akademik berjalan optimal.
Husain berharap proses migrasi tersebut dapat segera diselesaikan sehingga administrasi akademik dan kemahasiswaan sepenuhnya menyesuaikan dengan status baru. Kelancaran sistem ini dinilai krusial untuk menjaga kepercayaan mahasiswa dan calon mahasiswa.
Animo Masyarakat Diprediksi Meningkat
Status universitas dinilai mampu meningkatkan minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di UIN Kendari. Sebab, cakupan keilmuan yang lebih beragam memberikan pilihan program studi yang lebih luas dibandingkan ketika masih berbentuk institut.
Risdawati menambahkan, harapannya ke depan segala bentuk fasilitas dan sarana-prasarana pendukung di UIN Kendari bisa terus meningkat. "Harapan saya ke depannya mudah-mudahan segala bentuk fasilitas dan juga sarana-prasarana pendukung di UIN Kendari bisa terus meningkat sehingga bisa bersaing dengan kampus-kampus UIN yang ada di luar sana," pungkasnya.
Transformasi ini diharapkan tidak berhenti pada perubahan nama dan status kelembagaan saja. Peningkatan mutu pendidikan, penguatan fasilitas, serta perluasan jejaring kerja sama dengan berbagai institusi menjadi agenda utama yang harus dijalankan ke depan.