Pencarian

iPhone 18 Pro dan iPhone Duo Dijajal Tech Creator, Ini Kesan Pertamanya

Kamis, 10 September 2026 • 17:46:31 WIB
iPhone 18 Pro dan iPhone Duo Dijajal Tech Creator, Ini Kesan Pertamanya
Tech creator Kelvin menjajal langsung iPhone 18 Pro dan iPhone Duo di Sulawesi Tenggara.

Dynamic Island Lebih Kecil, Tampilan Makin Bersih

SULAWESI TENGGARA — Perubahan paling kentara di lini Pro menurut Kelvin adalah Dynamic Island yang kini berukuran lebih kecil. Menurutnya, hal ini membuat tampilan depan perangkat terlihat lebih rapi.

"Secara visual langsung kelihatan di iPhone 18 Pro/Pro Max punya Dynamic Island yang lebih kecil, bikin look-nya jadi makin clean. Warna barunya juga cakep banget, khususnya yang Glacier," ujar Kelvin.

Dari sisi ergonomi, ia menilai iPhone 18 Pro dan Pro Max masih terasa familiar dibanding generasi sebelumnya. Perbedaan baru terasa ketika perangkat mulai digunakan, terutama karena Dynamic Island kini mampu menampilkan hingga tiga Live Activities sekaligus.

"Terasa saat digunakan karena yang sebelumnya hanya bisa menampilkan dua Live Activities, sekarang bisa hingga tiga Live Activities. Berguna untuk multitasking," jelasnya. Ia mencontohkan kombinasi stopwatch, pemutar musik, dan informasi penerbangan yang bisa tampil bersamaan.

Variable Aperture dan Pro Controls untuk Kontrol Manual

Peningkatan besar di sektor kamera adalah kehadiran variable aperture. Fitur ini memungkinkan pengguna mengubah bukaan lensa, sehingga punya kendali lebih besar atas cahaya masuk dan ruang fokus foto.

"Cukup berpengaruh, apalagi kalau ingin kontrol penuh terhadap ruang fokus pada hasil foto. Misalnya memilih antara foto yang blur atau tajam," kata Kelvin.

Meski begitu, ia menilai fitur ini lebih relevan bagi fotografer dan content creator. Pengguna umum disebutnya masih bisa mengandalkan mode otomatis.

"Menurutku fitur ini nice to have karena memberikan opsi lebih buat pengguna," ujarnya.

Fitur lain yang ia anggap lebih menarik adalah Pro Controls, yang membuka akses manual ke sejumlah pengaturan kamera seperti shutter speed, aperture, dan white balance.

"Fitur Pro Controls dapat memberikan kontrol penuh ke fotografer untuk menciptakan foto sesuai dengan teknik yang ingin diterapkan, misalnya freeze photography yang perlu menggunakan shutter speed dengan cepat," jelas Kelvin.

Performa Chip Belum Bisa Dinilai

Kelvin belum bisa memberi penilaian soal performa chip maupun temperatur iPhone 18 Pro karena waktu hands-on yang terbatas. Secara teori, chip generasi terbaru seharusnya menawarkan performa lebih efektif sekaligus efisien.

Soal apakah pengguna iPhone generasi sebelumnya perlu upgrade, ia menilai peningkatan akan lebih terasa bagi mereka yang memang mengejar performa tinggi dan kualitas kamera terbaik.

"Iya jika mayoritas penggunaannya membutuhkan performa tinggi dengan kualitas kamera terbaik, karena di setiap series terdapat peningkatan dalam segi performa dan kamera," katanya.

iPhone Duo: Kesan Premium Ponsel Lipat Pertama Apple

Kesan berbeda muncul saat Kelvin menjajal iPhone Duo, ponsel layar lipat pertama Apple. Menurutnya, perangkat ini langsung memancarkan kesan premium begitu digenggam.

"Terlihat sangat premium, berasa kokoh karena bahannya yang terbuat dari titanium. Pada saat perpindahan kondisi terlipat atau terbuka, transisi animasinya sangat satisfying," ungkap Kelvin.

Dalam kondisi terbuka, ia bahkan merasa iPhone Duo lebih menyerupai iPad ketimbang iPhone.

"Terasa seperti produk yang benar-benar dibuat dengan attention to detail di segala aspeknya. Lebih terasa seperti iPad saat kondisi terbuka," katanya.

Salah satu tantangan terbesar ponsel lipat adalah membuat perangkat tidak terasa seperti dua ponsel yang disatukan engsel. Menurut Kelvin, Apple berhasil mengatasinya.

"Menurutku berhasil, dikarenakan kedua layar terlihat sangat menyatu baik secara fisik maupun secara software," ujarnya.

Saat dilipat, ukuran iPhone Duo disebutnya menyerupai paspor dan masih nyaman masuk kantong.

"Bobot terasa pas, nyaman dimasukkan ke kantong dalam kondisi terlipat, terasa seperti ukuran paspor," ungkapnya.

Crease Nyaris Tak Terlihat, Engsel Terasa Kokoh

Isu klasik ponsel lipat adalah crease atau bekas lipatan di layar. Kelvin menyebut lipatan layar iPhone Duo sangat sulit terlihat saat layar menyala.

"Sangat sulit terlihat, apalagi dalam kondisi layar menyala. Terlihat sedikit saja jika layar dalam kondisi gelap," katanya.

Engselnya juga memberi kesan kokoh. Kelvin mengaku cukup percaya diri membuka dan menutup perangkat tersebut berkali-kali dengan cepat.

"Terasa lebih kokoh dibanding HP lipat lain. Aku juga pede untuk membuka dan menutupnya berkali-kali dengan cepat," ujarnya.

Kesan hands-on ini masih terbatas pada aspek desain dan pengalaman awal. Penilaian menyeluruh soal performa, daya tahan baterai, dan durabilitas jangka panjang baru bisa dilakukan setelah unit review tersedia di pasar Indonesia.

Follow liputankendari.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inet.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks