Pencarian

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026

Minggu, 13 September 2026 • 10:17:32 WIB
Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026
Pertamina Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tidak naik hingga akhir 2026.

SULAWESI TENGGARA — Kepastian ini disampaikan di tengah tekanan pasar energi global. Harga minyak mentah dunia kembali menembus US$ 100 per barel dalam beberapa hari terakhir akibat memanasnya kondisi Timur Tengah. Indonesia sendiri masih mengimpor minyak mentah maupun produk BBM, sehingga gejolak harga global punya jalur langsung ke pasar domestik.

Harga Minyak Dunia Tembus US$ 100 per Barel

Lonjakan harga minyak mentah menjadi faktor yang paling disorot. Dalam beberapa hari terakhir, harga minyak dunia kembali melewati level US$ 100 per barel. Kondisi ini dipicu oleh kembali memanasnya situasi di Timur Tengah.

Bagi Indonesia, posisi sebagai pengimpor membuat fluktuasi harga minyak mentah dan produk BBM sulit dihindari. Dua parameter utama yang membentuk harga BBM — harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS — sama-sama bergerak dinamis.

BBM Subsidi Tetap, BBM Umum Ikut Formula

Pertamina Patra Niaga memisahkan perlakuan untuk dua kategori BBM. Untuk BBM subsidi, keputusan ada di tangan Pemerintah dan arahannya jelas: tidak ada kenaikan hingga akhir 2026. Kebijakan ini disebut sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga energi dan daya beli masyarakat.

Sementara untuk BBM Jenis BBM Umum (JBU) atau nonsubsidi, penetapan harga mengikuti formula dan ketentuan yang berlaku. Artinya, pergerakan harga JBU akan menyesuaikan parameter yang sudah ditetapkan Pemerintah.

Pernyataan Resmi Pertamina Patra Niaga

VP Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, memastikan pihaknya mengikuti kebijakan Pemerintah dalam penetapan harga BBM.

"Pertamina Patra Niaga mengikuti kebijakan Pemerintah dalam penetapan harga BBM. Meskipun terdapat fluktuasi pada sejumlah parameter pembentuk harga, seperti harga minyak dunia dan nilai tukar, untuk BBM subsidi sesuai arahan Pemerintah tidak ada kenaikan harga hingga akhir 2026. Sementara untuk JBU, harga mengikuti formula yang telah ditetapkan Pemerintah," ujar Kitty Andhora, Sabtu (12/9).

Komitmen Penyaluran dan Kebutuhan Energi Masyarakat

Pertamina Patra Niaga menyatakan terus menjalankan kebijakan Pemerintah terkait harga dan penyaluran BBM. Perusahaan juga memastikan kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

Dengan harga BBM subsidi yang bertahan hingga akhir 2026, masyarakat pengguna bahan bakar bersubsidi tidak akan menghadapi penyesuaian harga dalam periode tersebut. Untuk pengguna BBM nonsubsidi, besaran harga akan bergantung pada formula yang berlaku dan parameter pembentuknya.

Follow liputankendari.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: dunia-energi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks