SULAWESI TENGGARA — Jakarta — Menjelang libur panjang dan Hari Raya Iduladha, konsumsi LPG 3 kg di masyarakat biasanya melonjak. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pertamina Patra Niaga memutuskan menambah pasokan sebanyak 9 juta tabung secara nasional.
Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, mengatakan penambahan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga ketahanan stok dan kelancaran distribusi energi bersubsidi.
"Penambahan ini kami lakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan LPG subsidi tetap tersedia dan mudah diakses," ujar Roberth dalam keterangan resminya, Jumat (29/5).
Distribusi Bertahap dan Pengawasan Intensif
Pasokan tambahan tersebut disalurkan secara bertahap ke berbagai daerah. Pertamina Patra Niaga juga mempertimbangkan data tren konsumsi agar penyaluran tepat sasaran dan tidak terjadi penumpukan di satu wilayah.
Perusahaan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Hiswana Migas, agen, hingga pangkalan LPG. Tujuannya, distribusi berjalan optimal dan gas melon benar-benar sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan.
Selama periode libur, tim monitoring juga disiagakan untuk mengawasi penyaluran di lapangan. Layanan distribusi tetap berjalan seperti biasa agar kebutuhan energi rumah tangga tidak terganggu.
Imbauan: Beli di Pangkalan Resmi, Jangan Panic Buying
Roberth mengimbau masyarakat agar membeli LPG 3 kg hanya di pangkalan resmi Pertamina. Stok di pangkalan dipastikan tersedia dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah masing-masing.
"Masyarakat juga diharapkan membeli sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying," tambahnya.
Langkah ini penting untuk menjaga ketersediaan barang bagi semua warga, terutama menjelang hari raya yang biasanya diikuti peningkatan aktivitas memasak.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat bisa mengakses situs www.pertaminapatraniaga.com, akun Instagram @pertaminapatraniaga, atau menghubungi Pertamina Contact Center 135.