Pencarian

Bose Akuisisi Skullcandy, Perluas Jangkauan Audio Konsumen

Jumat, 23 Oktober 2026 • 12:48:31 WIB
Bose Akuisisi Skullcandy, Perluas Jangkauan Audio Konsumen
Bose resmi mengakuisisi Skullcandy dari Mill Road Capital Management.

SULAWESI TENGGARA — Bose resmi mengambil alih Skullcandy dari fund Mill Road Capital Management dan menempatkannya di bawah bisnis Premium Consumer Audio. Skullcandy tetap mempertahankan identitas serta markas di Park City, Utah, namun kini mendapat akses ke teknologi, sumber daya, dan jaringan distribusi Bose. Nilai transaksi akuisisi belum diungkap kedua perusahaan.

Bose memperluas portofolio audio konsumennya lewat akuisisi penuh atas Skullcandy. Langkah ini menempatkan merek yang dikenal lewat lini Crusher itu ke dalam unit bisnis Premium Consumer Audio Bose, sementara Skullcandy tetap beroperasi sebagai merek terpisah dengan identitas dan markas di Park City, Utah.

Detail Kesepakatan dan Pihak yang Terlibat

Bose membeli Skullcandy dari sebuah fund yang dikelola Mill Road Capital Management. Kedua perusahaan memilih bungkam soal nilai transaksi, sehingga nominal kesepakatan tidak dipublikasikan ke publik.

Skullcandy tidak dilebur ke dalam Bose. Merek ini dipertahankan utuh dan mendapat akses ke teknologi, sumber daya, serta jaringan distribusi Bose untuk mendukung pertumbuhan bisnisnya.

Berawal dari Kolaborasi Teknologi

Akuisisi ini melanjutkan kerja sama yang sudah berjalan antara kedua perusahaan. Bose sebelumnya telah memasok teknologi audio ke sejumlah produk Skullcandy.

Dua produk yang disebut menjadi contoh kolaborasi itu adalah earbuds Method 360 ANC dan headphone Crusher 1080 ANC. Keduanya membawa teknologi audio Bose ke lini produk Skullcandy.

Apa Artinya bagi Pengguna di Indonesia

Skullcandy punya basis pengguna cukup besar di Indonesia, terutama di segmen anak muda lewat seri Crusher yang menonjolkan bass. Akses ke teknologi Bose berpotensi mempercepat pembaruan produk, termasuk fitur active noise cancelling (ANC) yang kini jadi standar di kelas menengah.

Jaringan distribusi Bose yang lebih luas juga bisa memengaruhi ketersediaan produk Skullcandy di pasar lokal. Namun kedua perusahaan belum menyebut rencana spesifik untuk wilayah Indonesia.

Posisi Skullcandy di Pasar Audio

Skullcandy selama ini bermain di segmen audio terjangkau dengan desain kasual dan harga bersaing. Bose menempati segmen premium dengan fokus pada kualitas suara dan peredam bising.

Menggabungkan keduanya memberi Bose kanal masuk ke pembeli muda yang belum menjangkau harga produk premium. Skullcandy sendiri tetap menyasar konsumen yang mencari headphone dan earbuds dengan karakter suara kuat di harga lebih ramah.

Bagi pembeli yang mempertimbangkan headphone atau earbuds Skullcandy, akuisisi ini layak dicermati karena berpotensi membawa teknologi ANC dan kualitas suara Bose ke lini produk yang lebih terjangkau. Pantau pengumuman resmi Skullcandy Indonesia soal ketersediaan dan harga produk terbaru.

Follow liputankendari.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: gadgets360.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks