SULAWESI TENGGARA — Setelah vakum selama lima tahun dari pasar global, Mitsubishi Pajero siap menulis babak baru. Lewat video promosi bertajuk "The Pajero is ready to write its next chapter", pabrikan asal Jepang itu mengonfirmasi bahwa SUV tangguh ini tidak sekadar facelift, melainkan generasi anyar yang dibangun ulang dari fondasi.
Multi Meter Digital: Nostalgia Era 80-an dengan Teknologi Abad 21
Satu fitur yang paling ditunggu adalah kembalinya Multi Meter. Bagi penggemar Pajero klasik era 1980-an hingga 1990-an, tiga indikator analog di tengah dasbor adalah ciri khas yang melekat. Kini, Mitsubishi menghidupkannya kembali dalam wujud Digital Multi Meter yang jauh lebih canggih.
Bukan sekadar pajangan retro, layar digital ini punya fungsi krusial untuk medan berat. Pengemudi bisa memantau langsung:
- Altitude dan suhu sekitar secara real-time, vital saat melintasi gunung atau daerah terpencil.
- Kompas digital agar tidak buta arah ketika sinyal GPS hilang di area off-road.
- Sudut pitch (depan-belakang) dan roll (kanan-kiri) untuk mengetahui batas aman mobil agar tidak mudah terguling di trek berbatu atau tanjakan curam.
- Distribusi torsi roda kiri dan kanan, sehingga pengemudi tahu persis ke mana tenaga mesin disalurkan untuk traksi maksimal.
Sasis Tangga Bukan Kosmetik, Suspensi Baru untuk Kenyamanan
Mitsubishi menegaskan bahwa Pajero anyar adalah off-road sejati, bukan sekadar SUV perkotaan yang gagah di aspal. Mobil ini kembali menggunakan sasis tangga (ladder frame) yang tangguh, berbasis platform Mitsubishi Triton. Namun, pabrikan mengklaim telah meracik suspensi baru yang jauh lebih nyaman untuk penumpang—sebuah titik lemah yang sering dikeluhkan dari generasi sebelumnya.
Posisi Pajero Baru: Flagship atau Pengganti Pajero Sport?
Pajero generasi terbaru ini sedang dikembangkan sebagai model flagship Mitsubishi. Di beberapa negara, mobil ini juga dikenal dengan nama Montero atau Shogun. Pertanyaan besarnya: apakah Pajero baru akan menggantikan Pajero Sport?
Sampai saat ini Mitsubishi belum memberikan jawaban resmi. Namun, banyak pihak memprediksi Pajero generasi terbaru bakal menjadi penerus langsung Pajero Sport di pasar global. Alasannya, usia Pajero Sport generasi sekarang sudah cukup tua—pertama kali meluncur pada 2015 dan butuh penyegaran besar.
Warisan Dakar yang Tak Pernah Pudar
Nama Pajero bukanlah nama yang muncul tiba-tiba. Sejak 1983, Mitsubishi menerjunkan mobil ini ke ajang Reli Dakar, kompetisi paling kejam di dunia. Dominasi Pajero di Dakar selama bertahun-tahun membangun reputasi ketangguhan yang hingga kini masih menjadi modal utama. Generasi terbaru ini jelas tidak ingin mengkhianati warisan tersebut.
Peluncuran resmi dijadwalkan pada musim gugur 2025. Belum ada informasi harga atau varian untuk pasar Indonesia, namun dengan kembalinya sasis tangga dan fitur ikonik Multi Meter, Pajero baru dipastikan akan menjadi pesaing serius di segmen SUV tangguh global.