Pencarian

BP BUMN Panggil Bank Mandiri, BRI, BNI Bahas Skema Pembiayaan Baru untuk PP dan Adhi Karya

Kamis, 02 Juli 2026 • 12:28:31 WIB
BP BUMN Panggil Bank Mandiri, BRI, BNI Bahas Skema Pembiayaan Baru untuk PP dan Adhi Karya
Rapat BP BUMN dengan Bank Mandiri, BRI, BNI, PP, dan Adhi Karya membahas skema pembiayaan baru yang ketat dan terukur.

SULAWESI TENGGARA — Rapat yang dipimpin langsung Dony Oskaria itu menghadirkan jajaran direksi Bank Mandiri, BRI, BNI, serta manajemen PT PP dan Adhi Karya. Pembahasan utama dalam pertemuan tersebut adalah penyusunan skema pembiayaan yang ketat dan terukur. Tidak semua proyek akan mendapat kucuran dana. BP BUMN mengarahkan agar dukungan perbankan hanya diberikan kepada proyek-proyek yang produktif, memiliki kelayakan bisnis yang jelas, dan arus kas yang bisa diprediksi.

Pembiayaan Sehat untuk Proyek Sehat

“Restrukturisasi ini harus menjadi titik balik untuk membangun BUMN Karya yang lebih kuat, lebih sehat dan memiliki tata kelola yang lebih baik,” ujar Dony dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi ANTARA, Kamis. Pernyataan itu menegaskan bahwa BP BUMN tidak ingin mengulang kesalahan masa lalu di mana pendanaan mengalir tanpa kontrol yang ketat. Kini, setiap rupiah yang dikucurkan Himbara harus bisa dipertanggungjawabkan dan berkontribusi langsung pada perbaikan kinerja perusahaan.

Selain menyusun skema pembiayaan, pertemuan itu juga membahas penguatan tata kelola perusahaan. BP BUMN mendorong peningkatan disiplin dalam pengelolaan risiko serta perbaikan model bisnis. Proses transformasi ini dirancang agar kedua BUMN karya tidak hanya selamat dari tekanan saat ini, tetapi juga mampu tumbuh secara berkelanjutan dan mendukung pembangunan infrastruktur nasional.

Belajar dari Pengalaman Masa Lalu

Dony secara eksplisit menyebut bahwa pihaknya belajar dari pengalaman sebelumnya. Ia ingin memastikan setiap langkah transformasi dilakukan secara terukur. “Kita belajar dari pengalaman,” katanya, menekankan bahwa restrukturisasi kali ini harus menjadi momentum perbaikan fundamental, bukan sekadar solusi sementara. Dengan keterlibatan Himbara, BP BUMN optimistis proses restrukturisasi PT PP dan Adhi Karya bisa berjalan lebih disiplin dan transparan.

Ke depan, BUMN Karya diharapkan semakin tangguh dalam menjalankan proyek-proyek strategis nasional. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan perusahaan pelat merah tetap menjadi motor pembangunan infrastruktur yang memberikan nilai tambah bagi negara dan masyarakat.

Bagikan
Sumber: megapolitan.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks