Pencarian

Pemerintah Fokus pada Swasembada Protein Ikan Tahun Ini, Kampung Nelayan Merah Putih Jadi Andalan

Kamis, 02 Juli 2026 • 22:08:01 WIB
Pemerintah Fokus pada Swasembada Protein Ikan Tahun Ini, Kampung Nelayan Merah Putih Jadi Andalan
Pemerintah fokus memperkuat produksi protein ikan melalui Kampung Nelayan Merah Putih.

JAKARTA — Pemerintah memastikan tahun ini menjadi momen transisi besar dalam kebijakan pangan nasional. Setelah swasembada karbohidrat seperti beras dan jagung dinyatakan tercapai, fokus kini diarahkan penuh pada penguatan produksi protein ikan, baik dari hasil tangkapan laut maupun budi daya air tawar.

Mengapa Protein Ikan Jadi Prioritas Nasional?

Keputusan ini didorong oleh data konsumsi pangan yang masih timpang. Berdasarkan catatan Badan Pangan Nasional, rata-rata konsumsi protein total penduduk Indonesia sebenarnya sudah mencapai 61,7 hingga 62,3 gram per kapita per hari, angka yang memenuhi standar Angka Kecukupan Gizi (AKG). Namun, proporsi protein hewani di dalamnya masih rendah, hanya berkisar 17 hingga 18 gram per kapita per hari.

Dari jumlah tersebut, konsumsi protein dari kelompok ikan, udang, dan kerang hanya sekitar 9,58 gram per kapita per hari. Sisanya berasal dari daging merah dan unggas (4,79 gram) serta telur dan susu (3,37 gram). Angka ini menjadi perhatian serius pemerintah karena kaitannya erat dengan upaya pencegahan stunting pada anak.

Dua Pilar Utama: Kampung Nelayan dan Budi Daya Desa

Zulhas menjelaskan, strategi swasembada protein ikan akan dijalankan melalui dua pendekatan. Pertama, penguatan sektor perikanan tangkap dengan mendirikan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Kampung ini dirancang untuk memutus rantai lemah posisi tawar nelayan dengan menyediakan infrastruktur vital seperti pabrik es batu, gudang beku, dan balai lelang.

"Kami akan membuat kampung nelayan. Karena nelayan kita tidak punya daya tawar," ujar Zulhas usai Rapat Koordinasi Nasional Akselerasi Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) Sektor Kelautan dan Perikanan di Jakarta, Kamis.

Kedua, pemerintah menggencarkan program kampung tematik budi daya ikan air tawar. Program ini ditargetkan menjangkau hingga 40 ribu desa di seluruh Indonesia, tersebar di Pulau Jawa dan luar Jawa. Setiap desa diharapkan bisa menjadi sentra produksi ikan yang mandiri.

Target Konsumsi: Satu Potong Ikan atau Dua Butir Telur Per Hari

Peningkatan kualitas konsumsi harian ini tidak hanya menjadi tugas Kementerian Pangan, tetapi juga didorong oleh Kementerian Kesehatan. Masyarakat dianjurkan untuk mengonsumsi setidaknya satu potong ikan atau dua butir telur setiap harinya. Langkah ini dinilai krusial untuk memperbaiki asupan gizi dan menekan angka kekerdilan pada anak-anak Indonesia.

Dengan adanya program Kampung Nelayan Merah Putih dan budi daya desa, pemerintah optimistis target swasembada protein ikan dapat terwujud, sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat pesisir dan pedesaan.

Bagikan
Sumber: sultra.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks